Translate

tema 1

tema 1
tema

Senin, 05 Januari 2015

EVOLUSI KEBERAGAMAAN. REVISI 11-OKTOBER-2015











EVOLUSI
KEBERAGAMAAN


REVISI
16 MARET 2021



Dr. H MAMAN SW SpOG
http://www.slideshare.net/drmaman
http://www.drmamanspog.blogspot.com



JANGAN LUPA….!!!

MATAHARI terbit dari Timur.  Kehidupan berawal di Timur…Di Timur sudah tandur, di Barat masih tidur.. Karena bumi itu bulat, kita tidak tahu titik awal Timur itu dimana..?? Apakah mulai dari Nusantara ataukah dari Arab.. ??? Kita tidak pernah mendengar budaya Nusantara yang kejam seperti zaman Jahiliyah di Arab..  Mungkinkah sebelum Rosulullah saw dilahirkan di Nusantara sudah ada agama… ???  

MUNGKIN INI YANG DIMAKSUD DENGAN AGAMA ISLAM NUSANTARA…???

 

….. UNTUK SETIAP UMAT diantara kamu, KAMI berikan ATURAN dan JALAN YANG TERANG…  Bila Allah menghendaki,  pasti kamu dijadikan satu umat  ( saja ), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang diberikan-Nya kepada kamu, maka berlomba - lombalah berbuat kebajikan ( AL MAIDAH 5 : 48 )

UNTUK SETIAP UMAT DISELURUH DUNIA….

Bagi setiap umat ada Rosul… ( YUNUS 10 : 47 ).  Umat manusia di seluruh dunia…

Bagi tiap-tiap masa ada kitab ( AR RAD 13 : 38 ). Sejak zaman purba…

Kami tidak mengutus seorang Rosulpun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberikan penjelasan dengan terang kepada mereka ( IBRAHIM 14 : 4 ).

BAHASA KAUMNYA dalam pengertian BAHASA LISAN dan KEARIFAN LOKAL…

Dan kalau Al Qur’an ( KITAB ALLAH ) itu KAMI turunkan kepada salah seorang dari golongan bukan Arab lalu dibacakan kepada mereka niscaya mereka tidak akan percaya kepadanya( ASY SYUARA 26 : 198-199 )..

 

BERARTI KITAB ALLAH ADA YANG TIDAK BERBAHASA ARAB…

Ada yang BERBAHASA NUSANTARA…Cina, korea .. Jepang dll…

 

Tentang beberapa Rosul telah kami kisahkan kepadamu sebelumnya, tentang beberapa Rosul tiada kami kisahkan kepadamu  ( AN NISA 4 : 164 )

Rosul yang tidak dikisahkan di dalam Al Qur’an itu mungkin yang diturunkan di Nusantara yang mengajarkan ATURAN DAN JALAN YANG TERANG sebagai Agama Islam Nusantara dalam bahasa kaumnya, dalam pengertian BAHASA LISAN dan KEARIFAN LOKAL…BUDAYA NUSANTARA…

Al Qur’an tidak menceritakan ASAL-USUL penduduk Nusantara, India, Cina, Korea dan Jepang itu berasal DARI NABI ADAM…!!!  Kita tidak tahu penduduk NUSANTARA itu berasal dari mana…??? Apakah Tuhan itu hanya sekedar iseng-iseng menciptakan manusia hanya seorang saja yang bernama Adam…???  Apakah kisah nabi Adam itu hanya sekedar LEGENDA…???

Kata Pak Ustad : ALLAH MAHA PENCIPTA, MAHA KUASA ATAS SEGALANYA. 

Berarti… tidak ada sesuatupun yang tidak mungkin bagi Allah, dengan berfirman KUN..JADILAH maka tercipta-lah seluruh alam semesta beserta segala isinya termasuk semua umat manusia disertai keanekaragaman RAS, berbangsa-bangsa dan bersuku-suku, beraneka bahasa dan warna kulit agar saling mengenal, saling bersilaturahmi..

 

Sesungguhnya KAMI telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan KAMI adakan bagimu di muka bumi itu ( sumber ) penghidupan.  Amat sedikitlah kamu bersyukur ( AL A’RAAF 7 : 10 )

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah penciptaan langit dan bumi, adanya aneka bahasa dan warna kulitmu  ( AR-RUM 30 : 22 )          

 

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal-bersilaturahmi.  Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah adalah orang yang paling taqwa diantara kalian…Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal    ( AL HUJURAT  49:13 ).

 

Manusia berkembang biak melalui perkawinan.. Terjadi pembuahan sel telur dengan sperma.. Terjadi persilangan kromosom… Wajar bila kemudian terjadi MUTASI GENETIK..sehingga OTAK manusia mengalami EVOLUSI sejak jutaan tahun yang silam.  Otak manusia semakin cerdas sehingga peradabannya berkembang dari mulai zaman batu sampai zaman IPTEK. Kemudian pemahaman tentang agamanya juga berkembang..mulai dari Agama ANIMISME sampai ISLAM ajaran Rosulullah saw.  Pemahaman tentang agama bisa dicari dan dibahas melalui IPTEK..  Kebenaran AL QUR’AN juga dibuktikan melalui IPTEK…

Kata alm Gus Dur :  Islam adalah agama terakhir dari Nabi terakhir Rosulullah saw.. Agama Rahmatan lil alamin.. untuk semua umat manusia di dunia sampai akhir zaman.  Oleh karena itu pemahamannya belum berakhir masih terus berkembang…

Umat Islam saat kini berpandangan sempit dan sangat ekslusif .. sangat TERTUTUP..

DOGMATIS.. Tdk KREATIF.. karena terpaku pada hukum fiqih sehingga tidak mampu mengambil bagian dalam perkembangan IPTEK…

Ilmu Fiqih sebagai teori hukum merupakan proses kreatif yang dapat mempertemukan antara kebutuhan zaman dan norma agama …

Demikian PROLOG alm Gus Dur dalam Buku ISLAM UNIVERSAL tulisan alm NURCHOLIS MAJID dkk

Bukan suatu hal yang mustahil manusia pertama di Pulau Jawa bukan Nabi Adam, tapi manusia purba yang FOSILNYA ditemukan oleh VAN KOENIGSWAL  di daerah SANGIRAN pada tahun 1936.  EUNGENE DUBOIS menemukan fosil manusia purba di daerah SOLO.  Fosil manusia purba diperkirakan hidup antara 1 – 2 juta tahun yang lalu.. Manusia purba disebutnya PITECANTHROPUS ERECTUS, manusia kera yang berjalan tegak dengan tinggi badan sekitar 165 – 180 cm..

Secara keseluruhan di Nusantara ditemukan 10 jenis ras manusia purba, diantaranya ras HOMO SAPIENS, manusia cerdas dari zaman HOLOSEN yang bentuk tubuhnya sudah menyerupai manusia Indonesia zaman now.. Tinggi badannya 130 – 210 m… Berbeda dengan Nabi Adam yang FOSILNYA belum ditemukan, namun diperkirakan tingginya 60 hasta, sekitar 30 m..  Wawww manusia raksasa Kalieeee..  Mungkinkah Nabi Adam adalah manusia pertama untuk wilayah TIMUR TENGAH yang BERBEDA RAS dengan penduduk NUSANTARA, …??? 

SANTOS dan OPPENHEIMER melakukan penelitian tentang BENUA ATLANTIS YANG HILANG dengan cara yang berbeda… Santos melakukan penelitian melalui penelusuran jejak purbakala, bahwa Benua Atlantis yang hilang itu adalah Paparan Sunda Land sebagai pusat peradaban dan sudah ada agama… Sedangkan Oppenheimer sebagai sorang dokter melakukan penelitian melaui DNA penderita penyakit THALASEMIA diseluruh dunia,  ternyata berawal dari daerah PARAHIYANGAN Jawa Barat.. yang menyebar ke seluruh dunia..

Ditemukan PYRAMID di Gunung Padang Garut Jawa Barat… KEMUNGKINAN Pyramid di Gunung Padang lebih tua dari Pyramid di Mesir…???

Menurut KH Fahmi Basya, Borobudur itu peninggalan Nabi Sulaeman.. Ukiran di Candi Borobudur mengisahkan Nabi SULAEMAN dan Ratu BILQIS …Satu-satunya Nabi yang

namanya berawalan SU.. Orang Jawa namanya banyak yang berawalan SU… Apakah mungkin Nabi Sulaeman itu orang Jawa.. ???  Bila benar.. berarti di Pulau Jawa sudah ada Nabi… yang mengajarkan ATURAN dan JALAN YANG TERANG…

 

KAMI telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi ( AL A’RAAF 7 : 10 )…

 

Berarti mungkin Adam bukan satu-satunya manusia di muka bumi.. namun dari sekian banyak manusia, Allah berkenan memilih Adam menjadi khalifah untuk memimpin umat manusia di wilayahnya..

 

Umat manusia adalah mahluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri-sendiri…Manusia hidupnya berkelompok, bersuku-suku kemudian berkembang menjadi suatu bangsa.. Menurut penelitian para ahli, manusia di dunia memiliki keanekaragaman RAS dan BUDAYA. RAS MONGOLOID, berkulit kuning, mata sipit, rambut lurus, menyebar ke ASIA TIMUR, Cina, Jepang, Korea, Asia Tenggara.  RAS KAUKASOID, berkulit putih, tinggi, rambut lurus, hidung mancung. Ras ini menyebar di Eropa, menyebar ke India utara, ( bangsa ARIA ), ada yang menyebar ke Yahudi, RAS SEMIT, ada yang menyebar ke Arab, Turki dan ke Asia Barat lainnya.  RAS NEGROID, kulit hitam, rambut keriting, bibir tebal, menyebar ke AUSTRALIA, PAPUA dan AFRIKA..

Semua ilmu termasuk ilmu agama berasal dari Allah, termasuk AGAMA ANIMISME. Kita tidak tahu Nabi Adam agamanya apa, namun dari apa yang pernah saya baca QABIL dan Habil membuat SESAJEN untuk sesembahan mereka… Apakah agama mereka sesat. Apakah NABI ADAM KAFIR…???

Karena otak manusia berkembang semakin cerdas maka peradaban serta ilmu pengetahuan manusia pun berkembang sejak dari ZAMAN NABI ADAM, ZAMAN PURBA sampai ZAMAN MILENIAL… Demikian juga masalah pemahaman tentang agamanya juga terus berkembang, dari AGAMA ANIMISME sampai AGAMA ISLAM ajaran Rosulullah saw sebagai agama terakhir yang telah DISEMPURNAKAN… menjadi agama ISLAM YANG DIRIDHOI ALLAH.. namun pemahamannya masih belum berakhir... karena akan dan harus mengikuti perkembangan zaman... 

Pada hari ini telah AKU sempurnakan agamamu untukmu dan telah AKU cukupkan nikmat-KU bagimu dan telah AKU RIDHOI ISLAM sebagai agamamu ( AL MAIDAH 5:3 )

FIRMAN ALLAH :

Setelah sempurna kejadiannya AKU hembuskan RUHKU kedalamnya ( AL HIJR 15 : 29  dan ASH-SHAD 38 : 72 )

AKU hembuskan RUH-KU ke dalamnya.. Tidak dikatakan RUH CIPTAAN-KU.. Berarti ESSENSI DZAT ALLAH bersemayam di dalam setiap ciptaan-NYA di alam semesta, di dalam debu, di dalam patung, di dalam atom, di dalam diri kita semua… Sebagai sumber energi.. Bila Atom bergetar, Hirosima-Nagasaki pun hancur.  Allah ada dimana-mana.. sebagai ESSENSI di dalam semua ciptaan-NYA..  namun dalam ke-ESA-an-nya DIA tidak kemana-mana…

Kata AS SYIBLI : Aku tidak melihat segala sesuatu kecuali Allah…

Kata MUHAMMAD BIN WASI : Aku tidak melihat segala sesuatu tanpa Allah di dalamnya…

Kata AL GHAZALI : Tauhid murni adalah penglihatan atas Tuhan dalam semua benda.  Bila kita tidak menyadari adanya Unsur-Unsur Ketuhanan yang tersembunyi di dalam setiap ciptaan-Nya berarti islamnya islam semu.. Islam-islaman…

Itulah yang dikatakan oleh para Sufi sebagai TAUHID MURNI atau TAUHID DZAT…

Apakah Agama Animisme sesat… ???  Apakah Tuhan salah…???

Tradisi Agama Animisme menyembah benda, batu, patung serta pohon…sehingga kita yang hidup di zaman now menganggap Animisme sesat… Padahal yang disembah oleh para penganut Animisme BUKAN BENDANYA, BUKAN NAMA TUHANNYA tapi ESSENSI DZAT ALLAH yang BERSEMAYAM di dalam setiap ciptaanNYA…

Nama Tuhan yang sebenarnya siapa kita tidak tahu…Karena kita belum pernah bertemu Tuhan.. belum pernah berkenalan dg Tuhan...

ITULAH EVOLUSI PERADABAN DAN AGAMA yang mungkin dimulai dari Timur…

Menurut penelitian para ahli, perkembangan  dari zaman HINDU ke zaman BUDHA itu dalam kurun waktu sekitar 5 – 6 abad.  Kemudian dari BUDHA ke NASRANI juga sama sekitar 5 – 6 abad.  Rosulullah saw yang menurunkan ajaran ISLAM..dilahirkan pada tahun 570 Masehi.. berdasarkan penelitian sampai saat ini ada 4300 jenis agama... Luarrrr biasa....

PERKEMBANGAN ZAMAN :

  • Zaman purba-zaman batu… segala sesuatunya serba sedikit.. Ilmunya sedikit.. Agamanya juga sedikit
  • Mulai beternak… bertani… ada kepemilikan tanah
  • Zaman perunggu…
  • Zaman industri…
  • Zaman IPTEK… INTERNET…
  • Kembali ke Zaman BATU-AKIK…

Kebutuhan dasar manusia :  Kebutuhan biologis dan kebutuhan psikologis.

Kebutuhan biologis : Sandang-pangan-papan dan pasangan. Urusan mulut, perut dan dibawah perut, termasuk bagaimana cara mengatur Negara..  Itu semua URUSAN DUNIA.

 Kebutuhan psikologis :  Rasa aman-nyaman-tenang-tentram-DAMAI…

Untuk memenuhi kebutuhan psikologis ini… Manusia mencari sesuatu yang bisa menimbulkan rasa aman dan nyaman, tenang dan tentram..   Sesuatu itu kemudian dipuja-dipuji-disembah.   Sesuatu yang disembah, sesuatu yang dipertuhankan menurut bahasa Arab disebutnya AL ILAH… muncul kata ALLAH artinya Yang Disembah.  

Jadi ALLAH itu bukan nama.   Nama Tuhan yang sebenarnya kita tidak tahu, tidak bisa kita sebutkan dan tidak bisa kita tuliskan… Sesuatu yang diberi nama harus memiliki wujud... Allah tidak memiliki wujud...tidak bisa kita rasakan.. jadi tidak memiliki nama... 

Kamu (KITA SEMUA) tidak menyembah yang selain Allah KECUALI HANYA NAMA-NAMA yang kamu dan nenek moyangmu membuat-buatnya, Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun tentang nama-nama itu (  YUSUF 12 : 40 )

Mereka (KITA SEMUA) TIDAK MENGENAL Allah dengan sebenar-benarnya.  Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa ( ALHAJJ 22 : 74 )

Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu (KITA) dan bapak-bapakmu ( BAPAK-BAPAK KITA ) mengada-adakannya, Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun untuknya (nama-namanya),  mereka (KITA) tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan dan hawa nafsunya  ( AN NAJM 53 : 23 ). 

NAMA TUHAN yang sebenarnya tidak bisa kita sebutkan dan tidak bisa kita tuliskan, karena kita belum mengenal Tuhan dan kita juga belum pernah berjumpa dengan Tuhan yang sebenar-benarnya Tuhan.  Berjumpa aja belum… bagaimana bisa kenal namanya.. apalagi beriman..

Menurut gramatika Arab : Kata ALLAH bentuknya maskulin, laki-laki, BAPA…

Kata AL DZAT menurut gramatika Arab bentuknya feminine, perempuan, BUNDA…

Berarti kita boleh memanggil nama Tuhan dengan sebutan BAPA atau BUNDA…

Bagi Tuhan ngga masalah… BRO…!!!    Mungkin masalah buat lo…!!!

Manusia diciptakan untuk diuji keimanan dan ketaqwaannya.. Namun karena Tuhan sangat menyayangi semua umatnya, maka untuk setiap umat manusia Tuhan berkenan memberikan ATURAN dan JALAN YANG TERANG melalui para Rosul dalam bahasa kaumnya … Aturan dan jalan yang terang dari Tuhan itulah yang kita sebut AGAMA…

Kata AGAMA berasal dari bahasa SANSAKERTA : A artinya TIDAK dan GAMA artinya KACAU… Jadi AGAMA adalah aturan dan tata-cara penyembahan agar kehidupan manusia tidak menjadi kacau… Aman-nyaman-tenang-tentram-damai…

Tanpa kita sadari sesungguhnya semua ilmu pengetahuan seluruh umat manusia, termasuk ILMU AGAMA berasal dari Allah yang DIWAHYUKAN melalui para Rosul dalam bahasa kaumnya, dalam pengertian bahasa lisan dan kearifan local.

Dari sejak zaman purba sampai zaman MILENIAL, ada EVOLUSI PERADABAN dan AGAMA. Dari sejak zaman agama ANIMISME sampai agama ISLAM ajaran Nabi MUHAMMAD saw sebagai agama terakhir yang ESSENSI dan SUBSTANSINYA sama, tidak berubah…yang disebut AGAMA FITRAH….yang mengajarkan tentang kesucian, kedamaian, keselamatan, kasih sayang, kesabaran, keikhlasan serta berserah diri kepada Tuhan melalui keimanan dan ketaqwaan…

Perintah Allah sangat jelas :

Hadapkan wajahmu dengan lurus pada Agama FITRAH dari Allah yang telah menciptakan manusia menurut Fitrah itu. Tidak ada perubahan pada Fitrah Allah ( AR-RUM 30 : 30 ) 

KATA PARA SUFI : Awal mula beragama adalah mengenal Allah.. Tak jumpa maka tak kenal. Takkenal maka tak cinta. Tak cinta maka tak iman. 

Berjumpa aja belum apalagi beriman…!!! Rosulullah saw pun belum pernah ketemu Tuhan. Beliau hanya mendekat sampai di Sidratul Muntaha.

Di zaman now, banyak orang yang merasa diri paling beriman, orang lain dianggap KAFIR…  LUARRRR BIASA ….!!!   PRETTTT….!!!

KATA AL GHAZALI : Barang siapa mengenal dirinya maka dia mengenal Tuhannya..   Barang siapa mengenal Tuhannya maka dia merasa dirinya bodoh.  Barang siapa mencari Tuhan keluar dari dirinya sendiri, maka dia akan tersesat semakin jauh…!!!

APAKAH KE MEKAH TERSESAT…??? 

Tuhan itu ada dimana…???  Di Mekah ataukah di Cina ..???

Tuhan tidak pernah menyusahkan kita.  Tuhan tidak pernah mempermasalahkan nama-Nya.   Dia mengizinkan kita menyebut-Nya dengan nama apa saja yang kita suka, sesuai dengan sifat-sifat-Nya…Tuhan memperbolehkan kita memanggil NAMANYA berdasarkan SIFAT-SIFATNYA yang disebut ASMA’UL HUSNA dan ISMU AZOM…

ITULAH SOLUSI DARI TUHAN…

Katakanlah : serulah ALLAH atau serulah AR-RAHMAN dengan nama yang mana saja kamu seru, dia mempunyai nama ASMA’UL HUSNA…(AL-ISRA 17:110)

Hanya milik ALLAH, ASMA’UL HUSNA, maka mohonlah kepada-Nya dengan menyebut ASMA’UL HUSNA itu… (AL-A’RAF 7:180)

Tuhan menyatakan diriNYA sebagai AKU-INGSUN-ANA sesuai bahasa kaumnya..

AKU adalah Allah ( AL ILAH-YANG DISEMBAH ), tiada Tuhan selain AKU, oleh karena itu sembahlah AKU .. (THOHA 20 : 14).

Orang Sunda-Jawa menyebut nama Tuhannya : Gusti-Pangeran, Hyang Widi, Hyang Manon.   Orang Hindu menyebutnya :  Radha Swami .. Ruh Yang Maha Tinggi

Orang Budha menyebutnya :  Amitaba .. Cahaya Tanpa Batas

NAMA TUHAN YANG SEBENARNYA ITU SIAPA… ???  KITA TIDAK TAHU BRO…

YANG DISEMBAH BUKAN NAMANYA, BUKAN BATUNYA, BUKAN PATUNGNYA, BUKAN POHONNYA, TAPI  ESSENSI DZAT-NYA…yang berada di dalam setiap ciptaan-NYA, di dalam batu, di dalam pohon, di dalam debu, di dalam atom.  

Jadi jangan menyalahkan agama ANIMISME ya…BRO… Karena semua ilmu termasuk ilmu agama berasal dari Allah, disesuaikan dengan zamannya…  

Apakah Allah yang salah…??

FIRMAN ALLAH :

  • Setelah sempurna kejadiannya AKU hembuskan RUHKU kedalamnya

     ( AL HIJR 15 : 29  dan ASH-SHAD 38 : 72 )

RUH-KU bukan Ruh CIPTAAN-KU.. Berarti ESSENSI DZAT Allah bersemayam-immanen di dalam setiap ciptaannya, di dalam diri umat manusia, di dalam pohon, di dalam batu, di dalam atom, sebagai SUMBER ENERGI…

Di dalam diri manusia ada Yang Maha Melihat  ( AL QIYAMAH 75 : 14 )

Di dalam setiap rongga anak Adam Aku ciptakan suatu mahligai yang disebut dada, dalam dada ada kolbu, dalam kolbu ada fuad ( hati yang bersih ), dalam fuad ada syagofa, di dalam syagofa ada Sir, di dalam Sir ada AKU..( HADITS QUDSI ):

 

AKU tidak ada di bumi, AKU tidak ada dilangit tapi AKU berada di dalam hati orang-orang mukmin yang benar…( HADITS QUDSI )

 

di dalamnya ( QOLBU MUKMIN ) Allah berkenan untuk DIJUMPAI, dimuliakan dan disebut Namanya serta bertasbih pagi dan petang… ( AN NUUR 24 : 36 )

 

Di dalamnya ( QOLBU MUKMIN ) Ruh bersujud serta bertasbih memuliakan NAMANYA pagi dan petang sejak hari pertama Ruh dihembuskan ke janin dalam kandungan ibu…

 

Allah akan membimbing dengan Cahayanya kepada Cahayanya bagi siapa  yang Dia kehendaki (AN NUUR 24 : 35).

Memang tidak ada satu ayatpun di dalam Al Qur’an yang menyatakan Allah ada di Mekah… Allahu bathinul insan.. ALLAH adalah AL BATHIN.. di dalam SIR ada AKU yang menggerakan SIR,  kemudian Sir akan menggerakan Fuad dan Fuad akan menggerakkan qolbu dan qolbu akan menggerakkan otak dan otak akan menggerakkan tubuh, maka muncullah perilaku… budi pekerti yang akan membentuk KARAKTER…

Kata para Sufi KOLBU MUKMIN BAITULLAH.. Itulah BAITULLAH yang HAKIKI.. yang dibuat atas dasar TAQWA sejak hari pertama RUH dihembuskan ke janin.. yang harus DISUCIKAN agar tidak dijadikan sarang syetan dan iblis…

Bagaimana dengan para JEMAAH HAJI yang menganggap BAITULLAH itu adalah yang ada di MEKAH… Karena kita umat Islam di seluruh dunia dari sejak kecil sudah DIPROGRAM bahwa Baitullah itu yang ada di MEKAH.. sehingga tanpa kita sadari kita menjadi MUSRIK…Tanpa kita sadari Baitullah di Mekah sudah dijadikan LADANG BISNIS…sebagai SUMBER DEVISA bagi Arab Saudi dan DEPAG… maaf BRO…

 

SUCIKANLAH RUMAHKU bagi mereka yang thowaf, itikaf, yang ruku dan sujud
( AL BAQARAH 2 : 125 )..

Janganlah kamu MEMPERSEKUTUKAN AKU dengan apapun, SUCIKANLAH RUMAHKU bagi mereka yang thowaf, mendirikan dan ruku bersujud  ( AL HAJJ 22 : 26 )…

IKHLAS kepada Allah, jangan mempersekutukan DIA dengan apapun

( AL HAJJ 22:31 )

 

RUMAH-KU yang ada dimana…??? Tidak dikatakan RUMAH-KU yang ada di MEKAH…Yang jelas kita dlarang MEMPERSEKUTUKAN Allah dengan apapun

Bila BAITULLAH dibuat dari batu dan beton, lalu Allahnya seperti apa..???  Apakah kita tidak MEMPERSEKUTUKAN ALLAH…??? MUSRIK…???

Kata para Sufi KOLBU MUKMIN BAITULLAH.. Itulah BAITULLAH yang HAKIKI yang harus DISUCIKAN agar tidak dijadikan sarang syetan dan iblis…sehingga kita bisa mencapai MAQOM IBRAHIM. Kita bukan mencapai KUBURAN IBRAHIM, tetapi kita MENCAPAI TINGKATAN SPIRITUAL IBRAHIM, maka HATI kita akan menjadi TENANG dan tentram…. Yang dipanggil Tuhan adalah JIWA YANG TENANG.. meninggalpun dengan tenang.. tidak dikatakan telah meninggal dengan sukses..

Wahai jiwa yang tenang ( nafsu mutmainah ), kembalilah kepada Tuhan-mu dengan suka cita dan penuh keridhoan dan diridho’i-NYA… Masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku dan masuklah ke dalam surga-Ku..  ( AL FAJR 89 : 27-30 ).

 

Di dalamnya ( QOLBU MUKMIN BAITULLAH ) ada tanda-tanda MAQAM IBRAHIM, barangsiapa memasukinya ( QOLBU MUKMIN ) menjadi AMANLAH dia…Beribadah haji ke BAITULLAH ( QOLBU MUKMIN ), adalah kewajiban manusia terhadap Allah

( ALI IMRON 3 : 97 )…

 

Mungkin yang dimaksud dengan beribadah HAJI sebagai kewajiban manusia terhadap Allah, adalah HAJI MABRUR, untuk mencapai makrifatullah, untuk mengenal Allah… Bukan HAJI MABUR naek pesawat Ke Mekah… kemudian kita terpesona dan menganggap bangunan yang ada di MEKAH itu sebagai BAITULLAH… sehingga akhirnya terjebak menjadi musrik mempersekutukan Allah…

Allahu bathinul insan.. Allah adalah AL BATHIN.  perjalanan menuju Allah adalah perjalanan dari alam lahiriyah menuju alam bathiniyah, menyelam ke dasar qolbu, bukan perjalanan ke MEKAH.. Di dalam qolbu mukmin ada FUAD, di dalamnya ada SYAGOFA, di dalamnya ada SIR, di dalam SIR ada AKU... itulah MUTIARA SEJATI yang akan memperlihatkan CAHAYANYA…yang disebut NUR MUHAMMAD…

Perjalanan menuju Allah adalah perjalanan yang tidak terjangkau akal. Untuk menjadi HAJI MABRUR bukan perjalanan ke Mekah karena Allah tidak ada di Mekah…karena Allah tidak ada di Mekah… QOLBU MUKMIN BAITULLAH..

 

Kenapa Baitullah yang HAKIKI dan HAJI MABRUR tidak disosialisasikan sejak dini..???

Bila kita sebagai GURU mengajarkan hal yang KELIRU sehingga menjerumuskan umat MENJADI MUSRIK…gimana DOSA ngga …???

Bila semua umat Islam MEMILIH Haji Mabrur bisa gawat duooongngng.. naek odong-odong.. Arab Saudi akan kehilangan DEVISA dan DEPAG akan kehilangan DANA HAJI… Ternyata UUD… Ujung Ujungnya DUIT… hehehe..SORI MENYORI BROOO….

 

QOLBU MUKMIN BAITULLAH... Itulah RUMAHNYA YANG SEJATI… yang dibuat atas dasar TAQWA sejak hari pertama RUH dihembuskan ke janin dalam kandungan ibu.. Di dalamnya JIWA-NAFS bersujud serta bertasbih memuliakan namaNYA pagi dan petang.. sejak hari pertama dihembuskan ke janin dalam kandungan ibu, di dalamnya JIWA-NAFS sudah bertakwa sejak hari pertama Jiwa-NAFS dilahirkan… bahkan sejak di alam arwah pun JIWA-NAFS sudah bertakwa kepada Allah, JIWA-NAFS SUDAH BERSYAHADAT..

 

Ketika Allah berfirman: Bukankah Aku Tuhanmu ?? Semua JIWA-NAFS ( ANFUSIHIM ) menjawab:  Benar kami bersaksi ( AL A’RAAF 7 : 172 )..  

Setelah sempurna kejadiannya AKU hembuskan RUHKU kedalamnya ( AL HIJR 15 : 29  dan ASH-SHAD 38 : 72 )

 

Surat AL A’RAAF 7:172, AL HIJR 15:29  dan ASH-SHAD 38:72… sebagai bukti bahwa yang bisa berkomunikasi dengan Allah bukan jasmaninya…TAPI JIWA dan RUHnya, karena Ruh berasal dari Dzat Allah.

 

Ada yang mentafsirkan ANFUSIHIM itu RUH.. namun secara logika Ruh berasal dari DZAT ALLAH YANG MAHA SUCI berarti Ruh tetap suci tidak terkena polusi duniawi.. Ruh yang akan mengendalikan Jiwa-Nafs, karena jiwa-nafs cenderung untuk berbuat jahat, jadi harus dibai’at dengan syahadat agar jiwa-nafs-anfusihimnya terkendali.

Berarti semua NAFS-JIWA semua umat manusia di dunia sudah Muslim… Karena Allah telah memberikan amanah serta membai’at semua NAFS-JIWA manusia, dengan SYAHADAT, agar perilakunya terkendali…sehingga tidak membuat kerusakan di muka bumi… Namun setelah dilahirkan kedunia, manusia melalaikan amanah Allah.  Oleh karena itu manusia disebut INSAN yang artinya LALAI….

 

Kata sesepuh saya, bersyahadat di Surat Al A’raf 7:172 inilah JIWA-NAFS benar-benar BERSAKSI DIHADAPAN ALLAH.  Sedangkan semua jasad manusia yang hidup di dunia ini belum pernah bertatap muka dengan Allah, jadi belum benar-benar bersaksi, karena yang dikatakan bersaksi itu harus melihat dengan mata kepala sendiri, bukan katanya dan katanya… BUKAN SEKEDAR MEMBAWA BENDERA TAUHID, kemudian merasa diri paling beriman dan menganggap orang lain KAFIR... PRETTT LAH

Oleh karena itu kita harus mengenal JATI DIRI kita siapa…

FIRMAN ALLAH :

Tanda-tanda Kami disegenap penjuru, dan didalam diri mereka sendiri, sehingga jelas bagi mereka bahwa Al Qur’an itu benar...  (  FUSHSHILAT 41 : 53 ) …

...di dalam dirimu, apakah engkau tidak memperhatikan  ( ADZ-DZARIYAT 51 : 21 ).  

Kami telah mengutus seorang utusan dalam diri-mu  ( AT-TAUBAH 9 : 128)

Tuhan menempatkan diri antara manusia dengan kolbunya ( AL-ANFAL 8:24 )

Di dalam diri manusia ada Yang Maha Melihat  ( AL QIYAMAH 75 : 14 )

Allah akan membimbing dengan Cahayanya kepada Cahayanya bagi siapa  yang Dia kehendaki  (AN NUUR 24 : 35).

Barang siapa yang hatinya dibuka oleh Allah kepada Islam ( FITRAH ), maka dia itu mendapat Nur dari Tuhan-nya  (AZ-ZUMAR 39 : 22 )

Allah menciptakan manusia sebagai mahluk yang paling sempurna.. Diberi mata dan telinga.. Diberi otak untuk berpikir ..  Diberi hati untuk merasakan dan nafsu, bukan tanpa maksud… tapi UNTUK DIUJI… Namun Allahpun memberi ATURAN dan JALAN YANG TERANG… agar umat-NYA selamat, lulus ujian dan naik tingkat...

Ujian dari Allah terus berlangsung sampai saat kematian menjemput kita..

Sesungguhnya telah Kami ciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya, karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.

Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus, ada yang bersyukur dan ada pula yang kafir  ( AL INSAN 76 : 2-3 )…

Apakah manusia mengira cukup dengan berkata : kami telah beriman, dan mereka tidak di uji.?  ( AL ANKABUT 29 : 2 )

Kami pasti akan menguji kamu sekalian dengan sesuatu berupa ketakutan dan kelaparan, kekurangan harta benda, jiwa dan buah-buahan, tapi sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, yang bila bencana menimpa dirinya dia berkata : sesungguhnya kita adalah milik Allah dan kepada Allah kita akan kembali  ( AL BAQARAH 2 : 155-156 )

Pada hari saat harta benda dan anak-anak tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih ( ASY-SYU’ARA : 26 : 88-89 )

Inilah jalan yang lurus menuju kepada-Ku  ( AL HIJR 15 : 41 )

Jangan ikuti jalan-jalan lain  ( AL AN’AM 6 : 153 )

Allah menciptakan umat manusia berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal.. Saling bersilaturahmi..  Untuk setiap umat Allah telah memberikan HIDANGAN-AL MAIDAH berupa ATURAN dan JALAN YANG TERANG ( JALAN SPIRITUAL ) melalui para Rosul agar saling berlomba-lomba untuk berbuat kebaikan… Bukan untuk BEREBUT HIDANGAN, bukan untuk saling cakar-cakaran dan gontok-gontokan karena merasa tata cara penyembahan-nya yang paling benar… Menganggap orang lain KAFIR.. Tuhan tidak menilai umatnya dari tata caranya beribadah tapi yang dinilai Allah adalah hatinya, keimanan dan ketaqwaannya serta perilakunya yang soleh…

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal-bersilaturahmi.  Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah adalah orang yang paling taqwa diantara kalian…Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal   ( AL HUJURAT  49:13 ) 

Mereka akan mendapat kehinaan dimanapun mereka berada, kecuali mereka menjaga hubungan ( silaturahmi ) dengan Allah dan hubungan dengan manusia

( ALI IMRAN 3 : 112 ).

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah penciptaan langit dan bumi, adanya aneka bahasa dan warna kulitmu  ( AR-RUM 30 : 22 )         


Kami turunkan KITAB ( Al Qur’an ) kepadamu dengan membawa kebenaran untuk membenarkan-mengoreksi kitab-kitab sebelumnya dan menjaganya…dst.  Untuk setiap umat diantara kamu, Kami berikan ATURAN ( SYARIAT ) dan JALAN YANG TERANG  ( JALAN SPIRITUAL-AGAMA ) .. Bila Allah menghendaki, pasti kamu dijadikan satu umat ( saja ), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang diberikan-Nya kepada kamu, maka berlomba lombalah berbuat kebajikan ( AL MAIDAH 5 : 48 ).

Al Maidah artinya hidangan … Semoga kita tidak berebut hidangan 

TUHAN MAHA ADIL… tidak pilih kasih.  Tuhan menyayangi semua umat-NYA… Untuk setiap umat, Allah memberi ATURAN dan JALAN YANG TERANG melalui para Rosul dalam bahasa kaumnya agar umat-NYA selamat di dunia dan akhirat…Para Rosul itu ada yang dikisahkan dan ada yang tidak dikisahkan di dalam Al Qur’an…

Bagi setiap umat ada Rosul…( YUNUS 10 : 47 ). Semua umat di seluruh dunia…

Bagi tiap-tiap masa ada kitab  ( AR RAD 13 : 38 ). Sejak zaman purba…

Tentang beberapa Rosul telah KAMI kisahkan kepadamu sebelumnya, tentang beberapa Rosul tiada KAMI kisahkan kepadamu  ( AN NISA 4 : 164 )

Para Rosul yang tidak dikisahkan di dalam Al Qur’an mungkin itu bukan dari golongan Arab, mungkin itu para Rosul yang berada di Tibet, Cina dan juga yang berada di NUSANTARA… Setiap Rosul sudah muslim, bahkan semua umat manusia di dunia sudah muslim, karena semua JIWA-NAFSnya sudah berserah diri kepada Allah.. sudah bersyahadat… sudah benar-benar bersaksi dihadapan Allah…


Dan (ingatlah) ketika Tuhan-mu mengeluarkan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap  mereka ( seraya berfirman ) : Bukankah AKU TUHANMU…??? Semua jiwa ( anfusihim ) menjawab benar kami bersaksi  

( Al A’RAAF 7 : 172 )…

 

Untuk setiap masa ADA KITAB.. Berarti sejak zaman purba sudah ada KITAB ALLAH.. Berarti Kitab Allah banyak.. Tidak hanya kitab   ZABUR-TAURAT-INJIL-QUR’AN namun ada kitab WEDA, kitab Hindu, Kong HU CU dll yang tidak berbahasa Arab…namun SESUAI dengan BAHASA KAUMNYA…

Hai orang yang beriman !!! Berimanlah kepada Allah dan Rosul-Nya, kepada kitab yang diturunkan-Nya, kepada Rosul dan kitab yang diturunkan sebelumnya 

( AN NISA 4 : 136 ).

Kita wajib mengimani semua Rosul serta semua kitab yang diturunkan Allah sebelum Rosulullah saw dilahirkan. Dari sejak zaman manusia purba ada EVOLUSI PERADABAN dan AGAMA.. Mulai dari agama Animisme sampai agama Islam sebagai AGAMA TERAKHIR ajaran dari NABI TERAKHIR ROSULULLAH SAW...

Setiap Rosul dari sejak zaman purba mengajarkan tentang kesucian, kedamaian, keselamatan, kasih-sayang, kesabaran, keikhlasan dan berserah diri kepada Tuhan melalui keimanan dan ketaqwaan…dalam BAHASA KAUMNYA., yaitu BAHASA LISAN dan KEARIFAN LOKAL disesuaikan situasi dan kondisi saat itu.  ITULAH AGAMA FITRAH. Semua agama mengajarkan tentang FITRAH yang ESSENSI dan SUBSTANSINYA tidak pernah berubah.. Itulah ISLAM UNIVERSAL yang dianut semua umat yang kemudian disempurnakan dan diridhoi ALLAH pada zaman Rosulullah saw.

Pada hari ini telah AKU sempurnakan agamamu untukmu dan telah AKU cukupkan nikmat-KU bagimu dan telah AKU RIDHOI ISLAM sebagai agamamu..

( AL MAIDAH 5:3 )

Tidak Kami rubah jiwa hukum dari suatu ayat atau Kami lenyapkan dari ingatan Rasul, melainkan KAMI ganti dengan yang lebih baik dari itu atau yang sepadan dengan itu.

( AL BAQARAH 2 : 106 )

Disempurnakan bukan berarti dihilangkan seluruhnya namun ada yang diganti dengan yang lebih baik atau yang sepadan…dengan situasi dan kondisinya….Berarti secara keseluruhan ESSENSI AGAMA FITRAH TIDAK BERUBAH… namun disempurnakan oleh nabi terakhir Muhammad Rosulullah saw.  

Berarti Islam yang diajarkan Rosulullah saw adalah ISLAM FITRAH yang diridhoi Allah, sebagai agama terakhir yang berlaku untuk sepanjang zaman, namun pemahamannya masih belum berakhir.

Kata alm Gus Dur :

Islam adalah agama terakhir dari Nabi terakhir Rosulullah saw.. Agama Rahmatan lil alamin.. untuk semua umat manusia di dunia sampai akhir zaman.  Oleh karena itu pemahamannya belum berakhir masih terus berkembang 

Perintah Allah sangat jelas :

Hadapkan wajahmu dengan lurus pada Agama FITRAH dari Allah  yang telah menciptakan manusia menurut Fitrah itu. TIDAK ADA PERUBAHAN pada FITRAH ALLAH… ( AR-RUM 30 : 30 )…Semua agama mengajarkan tentang FITRAH…

Allah tidak memerintahkan kita untuk menghadapkan wajah kita kepada agama Islam, karena agama Islam itu akan terpecah menjadi 73 golongan.. Maka akan muncul pertanyaan yang nyeleneh, AGAMA ISLAM YANG MANA yang diridhoi Allah…???  Apakah Islam Sunni, Maliki, Hambali, Hanafi, Wahabi, Syiah, Ahmadiyah… dll…???  Semuanya ada 73 golongan…

Kita hidup BUKAN di zaman Rosulullah saw.  Islam akan terpecah menjadi 73 golongan. Apakah kita yakin agama Islam yang kita anut sekarang ini yang diridhoi Allah seperti halnya di zaman Rosulullah saw…??? Saya pribadi belum yakin. Oleh karena itu saya tidak berani utk MENGKAFIRKAN orang lain.  Karena semua ilmu termasuk agama itu dari Allah. Semua agama mengajarkan tentang FITRAH apapun nama agamanya, termasuk ISLAM FITRAH ajaran Rosulullah saw…

Jadi sesungguhnya agama dari Allah itu SATU…untuk semua umat di dunia…

Agama di sisi Allah adalah Islam ( FITRAH )…  ( ALI IMRON 3: 19 )

Pada hari ini telah AKU sempurnakan agamamu untukmu dan telah AKU cukupkan nikmat-KU bagimu dan telah AKU RIDHOI ISLAM sebagai agamamu...( AL MAIDAH 5:3 )

Sesungguhnya agama kamu ini satu  ( AL ANBIYA 21 : 92 )

Hadapkan wajahmu dengan lurus pada Agama FITRAH dari Allah yang telah menciptakan manusia menurut Fitrah itu. TIDAK ADA PERUBAHAN pada FITRAH ALLAH… ( AR-RUM 30 : 30 )…Semua agama mengajarkan tentang FITRAH…

Sesungguhnya INI adalah AGAMA KAMU SEMUA, agama yang satu dan AKU adalah Tuhan-mu, maka bertaqwalah kepada-KU  ( AL MU’MINUN 23 : 52 )

Kemudian mereka menjadikan agama mereka terpecah-belah menjadi beberapa pecahan.  Tiap-tiap golongan merasa bangga ( EGO ) dengan apa yang ada pada sisi mereka ( masing-masing ).  Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya sampai suatu waktu  ( AL MU’MINUN 23 : 53-54 )

Bagi setiap umat ada Rosul, ( YUNUS 10 : 47 ). Seluruh umat manusia di dunia…

Kami tidak mengutus seorang Rosulpun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberikan penjelasan dengan terang kepada mereka ( IBRAHIM 14 : 4 ).

Bahasa kaumnya dalam pengertian BAHASA LISAN dan KEARIFAN LOKAL.

Bagi tiap-tiap masa ada kitab (AR RAD 13 : 38). Dari sejak zaman PURBA..

Hai orang yang beriman !!! Berimanlah kepada Allah dan Rosul-Nya, kepada kitab yang diturunkan-Nya, kepada Rosul dan kitab yang diturunkan sebelumnya 

( AN NISA 4 : 136 ) 

Perintah Allah itu JELAS.. bahwa kita diwajibkan mengimani semua Rosul Allah dan Kitab-Kitab yang diturunkan Allah sebelum Rosulullah saw dilahirkan…Tidak sekedar Rosul dan Kitab yang ada di Arab…. Tapi semua Rosul dan Kitab Allah.. yang ada di seluruh dunia, walaupun tidak berbahasa Arab..

Sesungguhnya Al Qur’an ( KITAB ALLAH ) benar-benar dalam kitab-kitab orang-orang terdahulu.   ( ASY SYUARA 26 : 196 )... Orang-orang terdahulu di seluruh dunia 

Dan kalau Al Qur’an ( KITAB ALLAH ) itu KAMI turunkan kepada salah seorang dari golongan bukan Arab lalu dibacakan kepada mereka niscaya mereka tidak akan percaya kepadanya( ASY SYUARA 26 : 198-199 )..

Berarti KITAB ALLAH itu ada yang tidak berbahasa Arab..  Kitab Allah tidak hanya Zabur, Taurat, Injil dan Qur’an saja… Berarti para Rosul dan Kitab Allah tidak hanya di Arab, .  Mungkin ada yang di NUSANTARA…yang berbahasa Nusantara …!!! 

WAHYU yang diturunkan ke Rosul sebelumnya ke Rosul berikutnya itu berkesinambungan, saling melengkapi, ada revisi dan koreksi, ada proses penyempurnaan disesuaikan situasi dan kondisi umatnya, disesuaikan dengan bahasa kaumnya, disesuaikan dengan kearifan local…ada EVOLUSI KEBERAGAMA-AN…

Proses penyempurnaan itu tidak dihilangkan seluruhnya, namun diganti dengan yang lebih baik atau yang sepadan dengan itu, disesuaikan situasi dan kondisi saat itu.  Disesuaikan dengan kearifan local, namun essensi dan substansi Agama Fitrah tidak pernah berubah…

Tidak Kami rubah jiwa hukum dari suatu ayat atau Kami lenyapkan dari ingatan Rasul, melainkan kami ganti dengan yang lebih baik dari itu atau yang sepadan dengan itu … 

( AL BAQARAH 2 : 106 )

 

Sesungguhnya Kami telah menurunkan kitab Taurat  yang di dalamnya ada hidayah dan cahaya, yang dengan Taurat itu para Nabi berserah diri, membuat keputusan hukum…dst…

Barangsiapa tidak menjalankan hukum dengan yang diturunkan Allah, maka mereka adalah kaum yang kafir ( AL MAIDAH 5 : 44 )

Dan Kami teruskan jejak mereka dengan mengutus Isa putera Maryam, …Dan Kami menurunkan Injil kepada Isa …Yang membenarkan-mengoreksi Kitab sebelumnya , yaitu Taurat sebagai petunjuk dan pengajaran bagi orang-orang yang bertakwa 

( AL MAIDAH 5 : 46 )

Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah di dalamnya. Barang siapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik..( AL MAIDAH 5:47 ).

 

Bila kita cermati Surat AL MAIDAH 5 : 44 & 47.. maka secara analoginya bila setiap umat menjalankan aturan hukum sesuai dengan kitabnya masing-masing, apakah kitab ZABUR, TAURAT, INJIL, KITAB WEDA atau kitab apapun, maka kita tidak berhak mengatakan mereka kafir ataupun fasik.. Karena untuk setiap umat Allah telah memberikan ATURAN dan JALAN YANG TERANG melalui para Rosul dalam bahasa kaumnya.. dalam pengertian bahasa lisan dan kearifan local…

 

INGAT TUHAN TIDAK MENILAI UMATNYA DARI TATA CARANYA BERIBADAH…!!! NAMUN DARI KETAQWAANNYA DAN PERILAKUNYA YANG SOLEH…

JADI YANG DISEBUT KAFIR ITU ITU SIAPA…??? Yaitu mereka yang tidak taqwa dan perilakunya tidak soleh.. walaupun nilai agamanya delapan…tapi perilakunya nol…

 

Rosulullah saw di Madinah hidup rukun dan damai dg umat Yahudi dan Nasrani.. Beliau tidak mengkafirkan mereka.. Beliau lemah lembut dan pemaaf.. Memiliki sifat-sifat :  Jujur, tablig, amanah dan fatonah…

Sory menyori Bro… kalo gue gagal paham.. maklum ngga pernah mesantren…

Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu, telah Aku cukupkan nikmatKU dan  Aku ridhoi Islam ( FITRAH ) sebagai agama bagimu  ( AL MAIDAH 5 : 3 )

 

Kami turunkan KITAB ( Al Qur’an ) kepadamu dengan membawa kebenaran untuk membenarkan-mengoreksi kitab-kitab sebelumnya dan menjaganya….  Untuk setiap umat diantara kamu, Kami berikan ATURAN ( SYARIAT ) dan JALAN YANG TERANG  ( JALAN SPIRITUAL-AGAMA ) .. Bila Allah menghendaki, pasti kamu dijadikan satu umat ( saja ), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang diberikan-Nya kepada kamu, maka berlomba lombalah berbuat kebajikan ( AL MAIDAH 5 : 48 )…

Dan tidaklah  Kami mengutus engkau (  hai Muhammad ) melainkan sebagai Rahmat untuk seluruh alam  ( AL ANBIYA 21 : 107 )… RAHMATAN LIL ALAMIN...

Berarti Al Qur’an ajaran Rosulullah saw adalah petunjuk bagi semua umat manusia dan juga rahmat bagi seluruh alam semesta…MANUSIA DILARANG MERUSAK ALAM…!!!

Al Qur’an merupakan puncak pelajaran tentang ATURAN dan JALAN YANG TERANG dari Allah yang telah disempurnakan bagi semua umat…

Ajaran Rosulullah saw itu masuk akal, mudah di cerna, jelas dan gamblang.. Islam itu lemah lembut, penuh kasih sayang, sehingga menarik minat orang-orang jahiliyah… Setelah mereka memeluk Islam ajaran Rosulullah saw perilakunya menjadi perilaku yang islami.

 

Allah Maha Adil, serta menyayangi semua umatnya… Allah tidak mungkin membiarkan umatnya yang berada di Timur menjadi tenggelam.. Setelah Agama Fitrah disempurnakan maka dikembalikan lagi ke Timur…ke Nusantara… Tanpa pertumpahan darah.. Karena essensi dan substansinya sudah ada dan sudah mengakar di Timur.. sebagai ISLAM NUSANTARA.  HANYA GANTI CASING, ganti sampulnya saja…

ALLAH tidak menilai umatnya dari TATA CARANYA BERIBADAH dengan menghadapkan wajah ke Timur atau ke Barat.. Yang dinilai Allah adalah HATINYA.. KETAQWAANNYA serta perilakunya yang soleh APAPUN nama agamanya…

Orang yang paling mulia di sisi Allah adalah dia yang paling takwa diantara kalian…

( AL HUJURAT 49 : 13 )

Sesungguhnya orang-orang beriman dan mereka penganut agama YAHUDI, NASRANI, ShHABIIN serta SIAPA SAJA yang beriman kepada Allah, hari kemudian serta BERBUAT KEBAJIKAN, mereka akan mendapat pahala dari Tuhan-nya, dan mereka tidak merasa ketakutan dan duka cita    ( AL BAQARAH 2 : 62  & AL MAIDAH 5:69 )

Timur dan Barat milik Allah. Kemanapun engkau menghadap disanalah Wajah Allah, sesungguhnya Allah meliputi segala sesuatu dan mengetahui segala sesuatu  

 ( AL BAQARAH 2 : 115 ).

Dan bagi SETIAP UMAT ada KIBLATNYA ( sendiri ) yang ia menghadap kepada-Nya.  Maka berlomba-lombalah kamu ( dalam berbuat ) kebaikan... ( AL BAQARAH 2 : 148 ).

Bukanlah suatu kesolehan bahwa kamu sekalian memalingkan mukamu ke arah timur dan barat, tetapi adalah kesolehan  bahwa kamu sekalian beriman kepada Allah dan hari akhirat, kepada para malaikat, kepada kitab-kitab Allah dan para nabi dan memberikan harta benda betapapun disayangi, kepada kerabat, anak yatim, dan orang-orang miskin, kepada orang-orang dalam perjalanan dan peminta-minta, mendirikan sholat dan membayar zakat. ….. Orang-orang yang memenuhi perjanjian bila mereka membuat perjanjian dan orang yang sabar dalam bencana, dalam kesukaran dan semasa peperangan, merekalah orang yang benar, merekalah orang yang takwa   (AL BAQARAH 2 : 177 

Melalui para Rosul, Allah memberikan HIDANGAN-AL MAIDAH sebagai ATURAN dan JALAN YANG TERANG bagi semua umat manusia di dunia sejak manusia itu diciptakan.. sejak zaman Nabi Adam as. Kita tidak tahu Nabi Adam Agamanya apa..???   Ibarat Allah memberi kita beras… agar mudah dicerna dan enak rasanya maka kita olah jadi nasi kebuli untuk orang Arab, nasi padang, nasi gudeg, nasi lengko, bubur ayam dsb.  Namanya jadi berbeda, sesuai bahasa kaumnya, tapi bahan dasarnya tetap beras…  Allah murka bila kita ngga pake otak ( YUNUS 10 : 100 ).

Demikian juga dengan Agama Fitrah…Bagi setiap umat Allah menurunkan seorang Rosul yang mengajarkan Agama Fitrah dalam bahasa kaumnya… sehingga nama Agama Fitrah jadi berbeda sesuai bahasa kaumnya, sesuai kearifan local, 

Hindu-Budha-Nasrani-Islam.. Sunda Wiwitan-kejawen-ilmu sejati dsb... Namun essensi dan substansi Agama Fitrah tetap tidak pernah berubah…

Jangan lupa .. Matahari terbit dari Timur.. Peradaban umat manusia diawali di Timur… Di Timur sudah tandur… di Barat masih tidur.. Di NUSANTARA mungkin sudah ada agama sebagai ATURAN dan JALAN YANG TERANG.. di Arab masih ngawur… masih zaman jahiliyah. Berdasarkan penelitian SANTOS DAN OPPENHEIMER, Benua Atlantis yang hilang itu adalah Paparan Sunda Land sebagai pusat peradaban dan sudah ada agama…

Sabda Rosulullah saw :  Belajarlah sampai ke negeri Cina…!!!

Ada apa di negeri Cina ???

Di negeri Cina ada PELAJARAN MEDITASI dan  dongeng SUN GO KONG dewa kera yang melawat ke Barat mencari Kitab Suci… Berarti para tokoh spiritual di Cina sudah meramalkan akan muncul Kitab Suci di wilayah Barat… Namun mereka tidak mengetahui dimana..??  Pengembaraan Sun Go Kong hanya sampai Persia, karena tokoh spiritual pengarang Sun Go Kong-nya meninggal dunia.   Berarti di Cina sudah ada pencerahan dari Allah, sudah ada Aturan dan Jalan Yang Terang…

Sebagaimana sabda Nabi ISA as :

aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan seorang Rosul yang akan datang setelah-ku yang bernama Ahmad  ( AS SAFF 61:6 )…

Namun Nabi Isa as pun tidak mengetahui siapa AHMAD itu …???

Ternyata kehadiran Rosulullah saw sudah diramalkan tidak hanya dalam kitab Injil tapi juga di dalam KITAB SUCI HINDU dan BUDHA… Bahkan ada di dalam kitab ZOROASTER agama kuno orang PERSIA… sudah ada nubuat tentang nabi Muhammad saw.

SIDARTA GAUTAMA  mengatakan bahwa dia bukan budha terakhir, akan datang BUDHA MAITREYA.. artinya memiliki akhlak mulia dan terpuji, lemah lembut, murah hati, pengasih dan penyayang... melakukan penghormatan 5 kali sehari bersujud diatas tanah menghadap ke tanah suci.. Budha itu tingkatan spiritual yang disebut ikhsan dan menjadi insan kamil.. Budha Maitreya adalah INSAN KAMIL MUKAMIL …

Ini mengacu kepada nabi Muhammad saw.. RAHMATAN LIL ALAMIN…

Prof. PUNDIT VEDAPRAKASH UPADHAI dari Universitas Allahabad meneliti Kitab Suci Hindu yang ternyata kehadiran Nabi Muhammad sebagai nabi terakhir di dunia sudah diramalkan di dalam Kitab Suci Hindu.. bahwa akan datang MAMAHA RESI – Resi Terpuji yang bergelar manusia tanpa ilmu ( UMI ).. lahir pada tanggal 12 suatu bulan.. Ibunya SUMANI artinya lembut ( AMINAH ).. Ayahnya pengabdi Tuhan bahasa Arabnya ABDULLAH. Tuhan akan mengajarinya melalui utusan-NYA di sebuah guha.  Tuhan juga akan membantunya dengan kuda ( DEVADATTA ) yang berkecepatan tinggi ( BURAQ ) untuk naik ke langit ke tujuh…

Itu semua mengacu kepada Nabi Muhammad saw… Nabi yang umi… buta huruf….

Hal ini juga sebagai bukti bahwa Aturan dan Jalan Yang Terang diawali di Timur.. yang disempurnakan oleh Rosulullah saw.

Di negeri Cina juga ada pelajaran MEDITASI…. Ane pernah baca bahwa NABI ISA AS pernah mukim di TIBET cukup lama. Konon kabarnya Nabi Isa as pun pernah melakukan meditasi selama 40 malam…. Apa iya…!!!??? 

Apa yang dilakukan Nabi Musa as selama 40 malam di Bukit Sinai…???

Kemudian apa yang dilakukan Rosulullah di Guha Hiro..? Kata kuncinya adalah DZIKIR-MEDITASI… Apapun nama agamanya, untuk mencapai puncak spiritual.. harus melalui dzikir-meditasi… BERARTI tata-cara DZIKIR-MEDITASI  bukan monopoli ajaran Rosulullah saw…!!!

Ketika Rosulullah saw berniaga ke wilayah Timur membawa sutera…Bukan suatu hal

yang mustahil bila Tuhan berkehendak… beliau dipertemukan dengan Tokoh Spiritual di negeri Cina … yang memberikan pelajaran tentang meditasi.. Kemudian beliau melakukannya di Guha Hiro selama 40 malam, selama bulan Ramadhan dan 10 hari bulan Syawal sampai akhirnya beliau menerima wahyu dari Allah.. Mungkin itu sebabnya kenapa Rosulullah saw menganjurkan agar kita belajar sampai ke negeri Cina… Masuk di akal bila Aturan dan Jalan Yang Terang dari Allah  diawali di Timur…

Adakah perintah DZIKIR-MEDITASI di dalam Al Qur’an…???

FIRMAN ALLAH TENTANG DZIKIR-MEDITASI :

·         Ingatlah kepada-Ku niscaya Akupun akan ingat kepadamu, bersyukurlah kepada-Ku dan jangan mengingkari  ( AL BAQARAH 2 : 152 )

·         Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berdzikirlah (dengan menyebut) Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut nenek moyang kamu atau berdzikirlah lebih banyak dari itu  ( AL BAQARAH 2 : 200 )

·         Apabila kamu telah selesai sholat, ingatlah Allah disaat berdiri, disaat duduk dan ketika berbaring  ( AN-NISA 4 : 103 )

·         Sesungguhnya sholat itu menjauhkan perbuatan keji dan munkar, namun dzikir lebih utama dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan  

( AL ANKABUT 29 : 45 )

·         Hai orang-orang yang beriman berdzikirlah (menyebut nama Allah), berdzikirlah sebanyak-banyaknya dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang … Dia akan mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada Cahaya yang terang, dan Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman   ( AL AHZAB 33 : 41-42-43 )

·         Selesai sholat, maka bertebaranlah kamu dimuka bumi, carilah karunia Allah, berdzikirlah sebanyak-banyaknya agar kamu sukses (AL JUMU’AH 62 : 10).

·         Allah akan memudahkan segala urusan, diberi kecukupan, diberi rizki yang tak terduga, diampuni segala kesalahan, pahalanya berlipat ganda… ( AT THOLAK 65 : 2-3-4-5 ). 

·         Dan sebutlah nama Tuhan-mu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai ( AL A’RAF 7 : 205 )

·         Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram (AR-RA’D 13 : 28)

  • Barangsiapa berpaling dari DZIKIR kepada Allah Yang Maha Rahman, KAMI biarkan syetan dan menjadi teman karibnya ( AL-ZUKHRUF 43:36 )
  • Janganlah kamu seperti orang yang lupa kepada Allah, maka Allahpun akan membuat mereka lupa pada dirinya (AL HASYR 59 : 19)  

Sabda Rosulullah saw :

  • Berpeganglah pada Al Qur’an dan Sunnah … BUKAN KEPADA GURU MURSID.. tidak ada ketergantungan kepada Guru Mursid…

§  Apabila khalifah tidak ada, maka menghindarlah, dan tidak ada kewajiban bai’at bagi kaum muslimin… tinggalkan semua golongan yang ada…

§  Mintalah fatwa pada hati-nuranimu sendiri setelah orang lain memberimu fatwa, setelah orang lainmemberimu fatwa, setelah orang lain memberimu fatwa …

  • Pembersih qolbu adalah DZIKIR…
  • DZIKIR jalan terdekat menuju Allah…
  • Urusan dunia engkau lebih tahu, tata cara beribadah ikutilah caraku… Kita jangan melupakan tata cara beribadah Rosulullah saw ketika di Guha Hiro 

Pegangan kita jelas Al Qur’an dan Sunnah, bukan Guru Mursid..  Tidak ada kewajiban bae’at bagi seorang muslim.  Kita jangan terpaku pada Guru Mursid, karena Guru Mursid juga manusia, sesama hamba Allah yang tidak bisa dijadikan sarana wasilah.  Jangan MENGKULTUSKAN guru mursid sehingga dia terjebak jadi sombong..

Ingat kata sesepuh bahwa guru tinggal guru, tapi murid bisa jadi presiden..

Hai orang-orang yang beriman bertakwa-lah kepada Allah, carilah jalan ( wasilah ) supaya dekat kepada-Nya dan berjihadlah di jalan Allah supaya kamu berjaya

( AL MAIDAH 5 : 35 )…

Barang siapa yang mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia BERBUAT KEBAIKAN dan JANGAN MEMPERSEKUTUKAN TUHANNYA ( AL KAHFI 18:110 ) 

 

Menurut para sufi  SARANA yang BISA MENDEKATKAN manusia kepada Tuhan adalah KEIMANAN dan PERILAKUNYA YANG SOLEH, bukan guru mursid..

Rosulullah saw pun tidak mempunyai guru mursid.  SIDARTA GAUTAMA mencapai tingkatan BUDHA tanpa guru, KARENA GURU SEJATI ADA DI DALAM DIRI.  DIA-LAH SUMBER FIRMAN.  DIALAH KUN DZAT…DIA-LAH AL QUR’AN SEJATI DI DALAM DIRI, KITAB MULIA TANPA TULIS…!!!

 

AL QUR’AN SEJATI DI DALAM DIRI :

·         Dia lah Jibril yang menurunkan Al Qur’an ke dalam Qolbu-mu ( AL BAQARAH 2 : 97 )

·         Ini adalah ayat-ayat yang nyata dalam hati orang-orang yang diberi ilmu ( AL ANKABUT  29 : 49 )

·         Sesungguhnya Al Qur’an yang mulia berada pada kitab yang terpelihara dan tidak tersentuh kecuali oleh mereka yang di sucikan ( AL WAQI’AH 56 : 77-78 )

·         Tanda-tanda Kami disegenap penjuru, dan didalam diri mereka sendiri, sehingga jelas bagi mereka bahwa Al Qur’an itu benar...  (  FUSHSHILAT 41 : 53 ) …

·         di dalam dirimu, apakah engkau tidak memperhatikan (AD Z-DZARIYAT 51:21).


GURU SEJATI ADA DI DALAM DIRI :

·         Di dalam diri manusia ada Yang Maha Melihat  ( AL QIYAMAH 75 : 14 )

·         Allah akan membimbing dengan Cahayanya kepada Cahayanya bagi siapa  yang Dia kehendaki (AN NUUR 24 : 35).

·         Barang siapa yang beriman kepada Allah, DIA ( ALLAH ) akan member petunjuk kepada hatinya ( AT-TAGABUN 64:11 )

Dzikir-Meditasi adalah pembersih qolbu dan jalan terdekat menuju kepada Allah.  QOLBU MUKMIN itulah BAITULLAH yang HAKIKI yang harus disucikan agar tidak dijadikan sarang syaethon dan iblis.   Bila hati kita suci-bersih, jalan menuju Allah terbuka lebar, bebas hambatan …!!!  Kenapa kita tidak mengikuti tata cara Rosulullah ketika di Guha Hiro yaitu DZIKIR-MEDITASI..

ALLAH ADALAH AL BATHIN… Perjalanan menuju Allah adalah perjalanan dari alam lahiriyah menuju alam bathiniyah, bukan ke Mekah namun menyelam ke dasar qolbu, memasuki FUAD, masuk ke dalam SYAGOFA, masuk ke dalam SIR, mencapai AKU…

Jalaluddin Rumi :

Apapun nama agamanya, hasil akhir dari sebuah keimanan sama…  Tutup semua kitab... Buka mata hati.. Tutup semua ilmu pengetahuan karena ilmu pengetahuan akan menjadi hijab yang tebal…

Bila makrifat kepada Dzat ingin kau dapat, lepas aksara, galilah makna. Katupkan bibirmu, tutup matamu, sumbat telingamu, tertawakan aku manakala engkau tidak MELIHAT RAHASIA AL HAQ…   Berarti kita harus dzikir-meditasi…

Menurut  Al Ghazali ada 3 tahap : TAKHALLI, TAHALLI, TAJALLI..  Bersihkan hati, dzikir-meditasi atau kontemplasi untuk mencapai fana, lebur dan larut, tenggelam dalam lautan Ahadiyah, baqo dalam Tuhan dan akhirnya kasyap… terbukanya hijab… MELIHAT RAHASIA AL HAQ

Perhatikan beberapa Firman Allah :

  • Al Hijr 15 : 9 : … Telah Aku turunkan Adz-Dzikir
  • Yang dimaksud ayat ini, Adz-Dzikir adalah Al Quran.
  • Asu-Syura 42 : 52 :…Aku jadikan Al Quran itu Cahaya… An Nuur…
  • An-Nuur 24 : 35 : … Allah adalah Cahaya… An Nuur adalah Allah…

Bila kita rangkum dan kita simpulkan dari ketiga ayat tersebut maka :

  • Adz-Dzikir adalah Allah… Allah adalah AN NUUR…
  • Laa ilaha ilallah adalah pernyataan … Essensinya adalah Allah…
  • Dzikir cukup dengan mengucapkan Asma Allah…di dalam hati…!!!
  • Semakin pendek yang kita ucapkan di dalam hati, semakin cepat kontemplasi terjadi….Maka Allah akan memperlihatkan CAHAYA-NYA…

Seandainya internet sudah ada sejak jaman purba, mungkin kita bisa internetan dan facebookan dengan para Rosul di seluruh dunia.. Ternyata apapun nama agamanya para Rosul itu mengajarkan hal yang sama yaitu tentang Agama Fitrah.. Mungkin kita tidak akan berselisih, tidak akan bertengkar karena nama agama kita yang berbeda… Yang satu menyebutnya kates, yang lain bilang gedang dan ada yang bilang papaya… Ternyata setelah dikupas isinya sama…Ketika dimakan rasanya sama… Hasil akhirnya juga sama, jadi tinja Bro...!!!  

Sesungguhnya agama di dunia hanya satu… yaitu agama Fitrah yang ESSENSI dan SUBSTANSINYA tidak pernah berubah… Apapun nama Agamanya… Tata cara untuk mencapai puncaknya pun sama,  harus melalui DZIKIR-MEDITASI. Hasil akhirnya juga sama, baik secara fisik maupun secara spiritual… Jadi kita ngga perlu ribut-ribut masalah nama agamanya apa…

Allah tidak menilai umatnya dari tata caranya beribadah, yang dinilai adalah hatinya.. keimanan dan ketakqwaannya…

Orang yang paling mulia di sisi Allah adalah dia yang paling takwa diantara kalian…

( AL HUJURAT 49 : 13 ) …  GITU AJA KO REPOT… CAPE DEHHHHH…..

CARA BERDZIKIR YANG DIAJARKAN ROSULULLAH SAW KEPADA SAYIDINA ALI : Wahai Ali, pejamkan matamu dan rapatkan bibirmu, lipat lidahmu ke langit-langit mulutmu dan berdzikirlah dalam hatimu  Allah.. Allah.. Allah..  

( HR. THABRANI/BAIHAQI )

 

 

 

 

 

 

LAFAD ALLAH

 

 

 

Rumi pun menjelaskan bahwa hasil akhir dari sebuah keimanan sama, karena yang diajarkan dan tata cara untuk mencapai puncak spiritual pun sama melalui dzikir-meditasi apapun nama agamanya.  Puncaknya adalah mencapai  IKHSAN dan menjadi INSAN KAMIL… manusia mulia… Hanya Rosulullah saw yang mencapai tingkat tertinggi menjadi INSAN KAMIL MUKAMIL.. manusia mulia dan terpuji…

Dari segi fisik, berdasarkan penelitian ilmiah, terhadap mereka yang melakukan dzikir-meditasi, diperiksa darahnya, direkam gelombang otaknya dan difoto cahaya auranya, ternyata hasil akhirnya juga sama, apapun nama agamanya.

HASILNYA SECARA FISIK :

·         Saat berdzikir ujung lidah dilipat ke atas menyentuh langit-langit yang akan menimbulkan rangsangan ke otak maka otak akan bereaksi mengeluarkan hormon-hormon, antara lain : Hormon Pertumbuhan ( HGH ) yang berfungsi meremajakan sel-sel tua diganti dengan sel muda, sehingga auranya bersih.  Selanjutnya daya kekebalan tubuh dan sel anti kankernya meningkat.

·         Pada puncak dzikir-meditasi keluar Endomorphin dan Melantonin yang menyebabkan ekstase, hatinya tenang dan tentram, tidak stress, sehingga kita terhindar dari penyakit darah tinggi dan penyakit jantung. Pembuluh darah juga melebar, sehingga sirkulasi ke otak meningkat, sel-sel otak yang aktif meningkat 20%... Orang-orang genius sel-sel otak yang aktifnya yang hanya 10-15% ..

·         Karena pengaruh Endomorphin, terjadilah keseimbangan antara otak kiri dan otak kanan sehingga perilaku terkendali..

·         Bila direkam gelombang otaknya, muncul gelombang alfa dan teta..

·         Pada saat dzikir-meditasi kita melatih menarik nafas, menahan dan mengeluarkan nafas secara teratur.  Pemakaian oksigen menjadi efektif, maka reaksi metabolism, reaksi kimia di dalam tubuh meningkat, akibatnya getaran elektron di dalam tubuh meningkat sehingga menghasilkan gelombang electromagnet yang muncul sebagai cahaya aura.

·         Bila direkam cahaya auranya, muncul berturut-turut cahaya merah, kuning, hijau, biru, ungu dan akhirnya pada puncak dzikir-meditasi muncul cahaya putih disekeliling tubuh kita.. sesuai ayatnya bahwa orang yang paling mulia di sisi Allah adalah dia yang paling taqwa diantara kalian ( AL HUJURAT 49 : 13 )

HASILNYA SECARA SPIRITUAL :  

·         Saat berdzikir ujung lidah menyentuh langit-langit… Kita mengukir Asma Allah dengan ujung lidah pada langit-langit.. Bila suatu saat nanti kita tidak mampu lagi untuk mengucapkan Asma Allah, cukup dengan menempelkan ujung lidah pada ukiran tersebut, maka kita mati dalam keadaan berserah diri.. Mati dalam keadaan muslim…

·         Mencapai tingkat ikhsan menjadi insan kamil…

·         Mencapai makom Ibrahim… mencapai tingkat spiritual Ibrahim bukan mencapai kuburan Ibrahim…Perjalanan dari alam lahiriyah menuju alam bathiniyah, memasuki BAITULLAH YANG HAKIKI, yaitu QOLBU MUKMIN, memasuki FUAD, memasuki SYAGOFA, masuk kedalam SIR, mencapai AKU. 

Di dalamnya ( QOLBU MUKMIN BAITULLAH ) ada tanda-tanda MAQAM IBRAHIM, barangsiapa memasukinya ( QOLBU MUKMIN ) menjadi AMANLAH dia…Beribadah haji ke BAITULLAH ( QOLBU MUKMIN ), adalah kewajiban manusia terhadap Allah

( ALI IMRON 3 : 97 ). Hajina.. HAJI MABRUR.. bukan HAJI MABUR naik pesawat…

 

Semua agama mengajarkan tentang fitrah... Apapun agamanya.. untuk mencapai puncak spiritual tata caranya juga sama harus melalui DZIKIR-MEDITASI… Hasil akhirnya juga sama.. mencapai tingkat IKHSAN dan menjadi INSAN KAMIL…

Kenapa kita harus bertengkar tentang masalah agama…???  

Kenapa kita harus bertengkar tentang masalah DZIKIR-MEDITASI …???

DZIKIR-MEDITASI BUKAN MONOPOLI AJARAN ROSULULLAH SAW…!!! 

 

Kita bisa belajar dzikir-meditasi dari siapapun…!!!  Untuk belajar dzikir-meditasi kenapa harus takut…???  Kenapa harus menunggu dibaeat guru mursid..??? 

Masalah berkomunikasi dengan Tuhan itu urusan pribadi kita masing-masing…

 

Sabda Rosulullah saw :

Berpeganglah pada AL QUR’AN dan SUNNAH… Tidak ada kewajiban bae’at bagi seorang muslim… Bila khalifah tidak ada menghindarlah..

 

Kata para SUFI : SARANA yang BISA MENDEKATKAN manusia kepada Tuhan adalah KEIMANAN dan PERILAKUNYA YANG SOLEH, bukan guru mursid..

 

Kita bisa belajar dzikir-meditasi melalui internet…!!!

BUKA KERUDUNG AKAL KITA…!!!  EEEGGGOOO… PENYEBAB PERPECAHAN UMAT …!!!  KENAPA KITA HARUS MENEBAR KEBENCIAN…???

APAPUN YANG KITA BENCI DI DALAMNYA ADA RAHASIA ALLAH…!!!

Kata Sufi : Firaun sahabatku, iblis guruku.. Aku tidak menyisakan ruang kebencian dihatiku sekalipun itu terhadap iblis…

Kata Qur’an : syaeton dan iblis  musuh yang nyata

Kata jago samurai : Musuh adalah guru yang sedang menyamar, pelajari jurus-jurusnya..

JURUS SYAETON-IBLIS ITU APA BRO…???   HAWA NAFSU KALIEEE…!!!???

Hindari Syaeton dan Iblis dengan kebersihan  hati, sabar, tulus dan ikhlas..  Bukan dengan hawa nafsu.. kebencian..  Bila kita melakukan apapun dengan hawa nafsu..  Berarti kita sudah terperangkap jurus Iblis…kita sudah keok… Nafsu adalah dosa syirik tersembunyi…!!!

Pada hakekatnya surga dan neraka, malaikat dan iblis merupakan manifestasi dari sifat Jamal dan sifat Jalal Allah YME. Kita harus mengimani kedua sifat itu secara seimbang… Bila kita hanya mengimani salah satu sifat saja berarti iman kita kepada Allah hanya 50% …Jadi jangan ada kebencian, apapun yang kita benci di dalamnya ada rahasia Allah.. Silahkan lihat air comberan yang kotor dan busuk, di dalamnya ada milyaran kehidupan, di dalamnya ada Rahasia Allah..  Air yang kotor dan busuk akan mengalir ke laut dan laut akan menerimanya akan mengangkat derajatnya jadi awan, bening lagi jadi air hujan, manfaat lagi bagi kehidupan… Itulah Allah Lautan Ampunan…

Hujwiri sufi dari Persia berkata : Barang siapa yang mencampakkan hawa nafsunya maka ia akan dekat dengan Tuhan meskipun ia berada dalam gereja.  Barang siapa yang mengikuti hawa nafsunya maka ia akan jauh dari Tuhan meskipun ia berada di dalam mesjid. 

Maka disebabkan rahmat Allahlah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu, karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka dan bermusyawarahlah dengan mereka …( ALI IMRAN 3 : 159 )

sungguh yang demikian itu termasuk perbuatan yang mulia  ( ASY-SYURA 42 : 43 )

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah akan menanamkan dalam (hati ) mereka rasa kasih sayang  ( MARYAM 19 : 96 )

Allah akan membimbing dengan Cahayanya kepada Cahayanya bagi siapa yang Dia kehendaki  (AN NUUR 24 : 35) 

Barang siapa yang hatinya dibuka oleh Allah kepada Islam ( FITRAH ), maka dia itu mendapat Nur dari Tuhan-nya  ( AZ-ZUMAR 39 : 22 )

Bila kita belum memilik sifat-sifat  yang LEMBUT, PENUH KASIH SAYANG, PEMAAF, belum tawadu berarti HATI kita masih GELAP… Hati kita belum dibuka kepada islam… Hati kita belum disinari CAHAYA ALLAH,  belum mendapat RAHMAT ALLAH, EGO nya masih tinggi… sehingga BELUM BISA DIKATAKAN BERIMAN …BELUM MUSLIM…   

Islamnya masih ISLAM SEMU.. ISLAMnya masih ISLAM-ISLAMAN…  belum mencapai ISLAM FITRAH… CAPE DEH…!!!

Perintah Allah sangat jelas :

Hadapkan wajahmu dengan lurus pada Agama FITRAH dari Allah yang telah menciptakan manusia menurut Fitrah itu. Tidak ada perubahan pada Fitrah Allah  ( AR-RUM 30 : 30 )…

AGAMA FITRAH yang mengajarkan tentang kesucian, kedamaian, keselamatan, kasih saying, kesabaran, keikhlasan serta berserah diri kepada Allah…

Semua agama mengajarkan tentang FITRAH, disesuaikan dengan BAHASA kaumnya.. Itulah ATURAN dan JALAN YANG TERANG sebagai HIDANGAN-AL MAIDAH dari Allah bagi setiap umat di dunia.. Jadi tidak perlu berebut hidangan.. karena sudah ada bagiannya masing-masing…JANGAN EGOISSSSS….!!!

 

Sampai saat kini Umat Islam diseluruh dunia tidak menyadari bila simbol-simbol DAJJAL , sudah muncul di ARAB SAUDI… Misalnya :MONUMENT MATA SATU di Jedah, LOGO LEMBAGA URUSAN HAJI di  Mekah, LOGO KEPOLISIAN DLL… serta SIMBOL TANDUK SETAN di atas menara bangunan tertinggi di Mekah….

Apakah Arab Saudi pendukung Dajjal…???  Ternyata Rosulullah saw sudah meramalkan kemunculan tanda-tanda Dajjal di Arab Saudi…???

Sabda Rosulullah saw :

Ya Allah berilah keberkatan kepada kami, pada Syam kami dan pada Yaman kami... Para sahabat berkata : dan juga NAJD (ARAB) kami…??? Kemudian Beliau bersabda : Disana akan muncul kegoncangan dan fitnah, dan disanalah akan muncul TANDUK SETAN…!!!   ( shahih Bukhari 2/33 no 1037 ).  

Luuuaaarrr biasa…!!

 

Konon kabarnya salah satu tanda-tanda kiamat adalah KA’BAH akan tenggelam… Ternyata sekarangpun KA’BAH sudah tenggelam dalam HUTAN BETON bangunan bertingkat disekitarnya… Suatu saat mungkin permukaan tanah di atas sumber air zam-zam tidak kuat menahan beban bangunan-bangunan bertingkat, sehingga Ka’bahnya amblasss. Menurut sesepuh bila KA’BAH tenggelam maka PUSAT ISLAM akan BERPINDAH ke Indonesia…WAWWW…LLUUAARRR BIASA…!!!

Rosulullah saw pun bersabda bahwa akan muncul cahaya dari timur…

Konon kabarnya NABI ISA akan muncul dari WILAYAH TIMUR… yang akan menyelamatkan umat manusia didunia dari DAJJAL… 

APAKAH MUNGKIN MUNCULNYA DI WILAYAH INDONESIA…??? 

KENAPA kita umat Islam di Indonesia menjadi BENCI kepada Cina dan umat Nasrani…???  Apakah kita lupa sejarah wali sanga di Indonesia, lima diantaranya adalah orang Cina...!!!???  Seharusnya kita semua bersatu padu MENYAMBUT KEDATANGAN NABI ISA AS… YANG AKAN MENYELAMATKAN DUNIA DARI DAJJAL…Kita semua juga harus menyadari kemungkinan adanya PROPOKATOR…

Sori menyori Bro.. kalo ane gagal paham… maklum ane bukan ulama dan ane ngga pernah mesantren…

12 komentar:

  1. Hehehe...kunaon om? Lagi curhat atau stress/bingung? Jadi begini om... Itu betul, bahwa sholat = paket dZikir lengkap dg tatacara pelaksanaan formal dan even2 minimalisnya. Adapun dzikir (mengingatNya) = paket sederhananya sholat (informal nyah spt sholat dhaim). Jadi rumus persamaan aljabarnyah mah: dzikir = sarana utk mengingatNya, sholat = sarana utk mi'raj dan berjumpa dgn Nya, jadi selama jantung msh berdetak dan nafas masih blm berhenti, selama itu juga ideal nyah berdzikir = sholat dhaim = mengingat dan lapor menghadap tunduk/takwa kepada Nya. Untuk event tertentu dalam 1 hari kalau raga masih normal maka formalitas syariatnya juga dilakukan (gerak raga sukma)/sholat yg umum (5 waktu + sunnah2nya).

    BalasHapus
  2. alhamdulillah ada yg merespon....secara keseluruhan dari tulisan ini tidak sekedar dzikir-meditasi.. yg sy harapkan pola pikir kita tidak terpasung.. EGO kita merasa diri wuah.. agama sy yg paling benar, paling hebat.. sy lah yg paling beriman....orang lain mah kafir.. dihalalkan darahnya...apakah islam itu demikian...???

    Melalui EVOLUSI KEBERAGAMAAN sy mencoba mengungkapkan apa yg diajarkan oleh para sesepuh sy waktu sy kecil... Para sesepuh sy maaf tidak ada yg sarjana apalagi lulusan dari Mesir.. mereka tdk berbaju gamis, tdk manjangin jenggot dan tidak memakai surban..mereka itu tdk mengajarkan sy tentang aa itu Syi'ah, apa itu Sunni..dll..Para sesepuh itu hanya mengajarkan kpd sy bahwa semua umat sama dimata Allah... Allah tidak menilai umat dari tata-caranya beribadah memalingkan wajah kita ke timur dan ke barat.. yang dinilai Allah hatinya.. keimanan dan ketaqwaannya...

    Menurut para sesepuh semua agama di dunia itu sudah ISLAM karena semua agama mengajarkan kesucian, kedamaian, keselamatan, kasih sayang, kesabaran, keikhlasan serta berserah diri kpd Allah melalui keimanan dan ketaqwaan.. itulah AGAMA FITRAH. Oleh karena itu kata qur'an : sesungguhnya agama kamu itu satu, hadapkan wajahmu pd agama fitrah, sesungguhnya fitrah Allah tdk pernah berubah...agama islam-fitrah itulah yg diridhoi Allah... bukan Islam Sunni, bukan Islam Syi'ah, bukan Islam Wahabi... jelas kata qur'an HADAPKAN WAJAHMU PD AGAMA FITRAH..apapun nama agamanya...fitrah Allah tdk pernah berubah.. yang berubaha adalah zamannya, peradabannya, budayanya dan ilmu pengetahuannya..

    Tata cara untuk mencapai puncak spiritual yaitu mencapai ikhsan dn menjadi insan kamil apapun nama agamanya harus melalui dzikir meditasi...Sesuai sabda Rosulullah : segala sesuatu ada pembersihnya, pembersih qolbu adalah dzikir dan dzikir jalan terdekat menuju Allah... BUKAN MENUJU MEKAH... Bila qolbu kita bersih jln menuju Allah bebas hambatan..

    kata qur'an... selesai sholat dzikir sebanyak-banyaknya.. selesai haji dzikir lebih banyak lagi.. DZIKIR LEBIH UTAMA... dzikir agar dikeluarkan dari tempat gelap ke tempat terang.. dst.. saat dzikir bila otaknya direkam akan muncul gelombang alfa kmdian pada puncak dzikir muncul gelombang Teta... itulah yng disebut khusuk.. sholat tidak bisa mencapai khususk krn ada gerak perubahan adegan sholat...dan tidak mungkin bisa mi'raj.. bahasa gaulnya OOBE.. OUT OF BODY EXPEREANCE

    buka blog ini : TUNTUNAN PRAKTIS DZIKIR MEDITASI.. semoga manfaat
    seandainya internet sdh ada sejak jaman purba mungkin kita bisa internetan dg para Rosul diseluruh dunia dn ternyata mereka mengajarkan hal yg sama.. sehingga tidak bertengkar masalah agama... damai ...

    BalasHapus
  3. Hehehe.... Siap...om...
    Bahas dari mana dulu yah?
    Begini om... Dibejerbeaskeun mah (istilah
    Pini sepuh nu ti pungkur) dalam rangka ngaji diri (bukan mengkaji org lain), memang banyak approach dan metoda/cara. Method atau way atau bahasa gaul na mah tharekat tea. Ada yg kental dgn nuansa mistis, ada juga yg kental dg nuansa filosofis. Bahasa sederhananyah ada yg pake rasa batin/kabatinan dan ada yg pake akal (mikir tafakur).
    Contoh yg bernuansa mistis-rasa spt yg om mentioned, i.e. Dzikir meditasi, atau praktek2 lain spt yoga/suprayoga, tapa (spt sidharta gautama), tirakat, nyepen spt para wali atau dzikir nafi-isbat ala qadiriyah, ala naqsabandiyah, bahkan tarian spt rumi, dst dst.
    Nah ada juga yg bertapanya di perpustakaan (sambil mikir), mengkaji literatur, ngulik rahasia kata/huruf2, diskusi dg guru2 atau scholar dst dst. Jadi menurut golongan ini utk menemukan yg sejati tdk perlu bertapa di gunung atau hutan yg sepi, tapi kaji kitab diri dg kitab/pustaka.
    Nah, yg terakhir adalah yg dipertengahan. Contohnya adalah pada saat yg sama ber uzlah menyepi menyendiri di suatu tempat (spt di goa), sambil tirakat (bertapa) jg sambil tafakur (mikir), berharap mendptkan hudan (petunjuk/ilmu/cahaya/kanyaho), dg terus menerus tazkiyatun nafs (membersihkan jiwa/penyakit hati).
    Jadi begini om...
    Kita pelan-pelan ngaji nya...jgn keburu-buru buat kesimpulan, nanti kalau salah alamat bgm? Beresiko Nyasar dong..,hehehehe.
    Baik om, kita kembali ke tema sholat dan/atau dzikir.
    Ama ba'du...
    Pertinyiinnyi: Kalaulah memang dzikir (khususon: dzikir meditasi) itu adalah puncak spiritual, lantas kenapa tidak secara syar'i (tegas/jelas) di nash kan sbg salah satu rukun islam? Malahan yg scr tegas dinyatakan rukun islam yg kedua adalah sholat (terlepas dari suni 5 waktu atau syiah 3 waktu), dan bukannya dzikir. (?)
    Perenungan: silahkan Ditafakuri; "asholatu bi dzikri" dan "asholatu mi'rajul mukminin". Kurang lebih makna/artinya: "sholat itu adalah dzikir" dan "sholat itu mi'raj nya org mukmin".
    Mengenai khusuk. Arti khusuk menurut arti bahasa yg sederhana dari garut mah itu = fokus. Jadi khusu itu = fokus.
    Fokus/khusuk kemana? Yg ideal adalah fokus kpd Yang menguasai segala sesuatu yg mana kita sedang meniatkan diri dlm menghadapNya (mangga ditafakuran ayat/do'a iftitah), jadi idealnya adalah ikhlas (arti ikhlas: kerelaan tertinggi bahwa tdk ada yg lain yg penting kecuali yg ada hanya Allah). Wah..ktanya susah..., mundur satu langkah ke riyadhoh (latihan) khusuk/fokus kpd sifat2Nya, wah masih susah juga, mundur lg 1 langkah ke khusuk/fokus kpd penjiwaan arti hakikat gerak dan isi nya, wah masih susah juga...ya sudah minimal fokus saja setapak demi setapak ke arti/terjemahan kata/bacaan yg di ungkap/dawamkan (krn mengingat bhs.arab/qur'an bukan bahasa ibu kita). Apakah dengan pegangan tali/alat utk fokus yg sederhana (bacaan & artinya) tadi, hati kita masih blm tersentuh? Masih tdk fokus dan banyak terganggu oleh hal yg lain? Bila begitu, mundur lagi...bersuci lg lahir-batin dulu (syareat nyah wudlu di kmr mandi hehehehe).
    Jadi om...sholat itu sebenarnya juga melepas "ego". Melepas ke aku an. Idealnya adalah harus mampu merendahkan/menghinakan diri dihadapan Yang Maha Agung/Tinggi. Segala macam do'a kebaikan/kebajikan yg inti, ada di dlm sholat. Me nafi kan diri dan me nisbat kan Hu (Dia).
    Jadi sholat = dzikir ? Idealnya begitu, sholat bahkan lebih dari dZikir. Kenapa? Dzikir artinya mengingat. Lah kalau sholat? Sholat itu bukan cuma inget om, tapi malah kita itu menghadap sang Raja. Atau bahasa para pujangga mah (spt rumi) menghadap bertemu sang kekasih..cenah.
    Ok om, segitu dulu, nanti disambung lagi, insyaAllah.

    BalasHapus
  4. Asslkm om...kumaha om? Damang? Ada pencerahan baru?
    Btw, om, mengenai insan kamil saya sudah beri penjelasan sedikit di "lapak sebelah" yaitu blog ttg "reinkarnasi", silahkan om di review kembali dan dikaji ulang lagi om...
    Mudah2an bermanfaat.
    Wassalam

    BalasHapus
    Balasan
    1. dzikir-meditasi ibarat yg satu bilang pepaya yg satu bilang kates..
      dzikir : mengingat Allah tanpa mengingat hal lain
      meditasi : mengosongkan pikiran sambil mengulang-ngulang nama Tuhan..
      Tata cara dzikir-meditasi banyak sekali mungkin ribuan... wktu sy kecil kata sesepuh di kampung : carilah cara yg sederhana dan mampu laksana,
      ibarat kita belajar menulis ngga mampu beli laptop.. ya pake areng..lah yg penting bisa nulis...

      memang dzikir tidak termasuk rukun islam.. tapi bila kita mengacu kpd Al Qur'an dan sabda Rosulullah, maka... menurut sesepuh dzikir itu hukumnya wajib...menurut sesepuh rukun Islam yg asli dari Rosulullah hanya dua kalimah syahadat... masalah haji sejak zaman nabi Ibrahim.. Nabi Muhamad belum lahir... puasa kata qur'an hendaknya engkau berpuasa sebagaimana umat sebelum kamu, nabi Muhammad belum lahir. Nabi Isa berkata : aku diperintahkan mendirikan sholat dan membayar zakat selama hidupku.. nabi Muhammad juga belu lahir...

      menurut sesepuh.. semua agama mengajarkan hal yang sama yaitu tentang fitrah.. tentang kesucian, kedamaian, keselamatan, kasih sayang, kesabaran, keikhlasan dan berserah diri melalui keimanan dan keikhlasan. untuk mencapai pencerahan, puncak spiritualpun bagi semua agama menganjarkan hal yg sama yaitu dzikir-meditasi...

      Kata sufi Jalaluddin Rumi hasil akhir dari sebuah keimanan sama... apapun nama agamanya.. baik secara spiritual maupun secara fisik yg terbukti
      secara ilmiah diperiksa darahnya, direkam gelombang otaknya, direkam cahaya auranya... cahaya apa yg terpancar.. utk rekaman aura bisa beli buku DZIKIR TAUHID karangan AGUS MUSTAFA.. itu ada CD nya....

      Khusuk bila gelombang otaknya mencapai gelombang alfa dan teta... bila darahnya diperiksa dilab akan ada endomorfin dan melantonin... ini yang menyebabkan kita ekstase .. hapi dan relaks... hati tenang... terkendali
      lebur.. larut.. tenggelam dlm lautan ahadiyah... bako dlm Tuhan... kata Rosulullah.. harus belajar mati sebelum mati..kesadaran Ruhnya bangkit Ruh keluar dari jasad. out of body... perjalanan spiritual pun dimulai... hal ini tidak mungkin terjadi saat sholat yang hanya dikerjakan 5 menit... sholat sebagai langkah awal.. sebelum kita melakukan dzikir-meditasi... agar suasana sacral.. suasana aura disekitar kita terbina tahap demi tahap...

      kata Rosulullah :
      1. Pembersih kolbu adalah dzikir..
      2. jln terdekat menuju Allah adalah dzikir
      3. harus bisa mati sebelum mati
      4. bacalah kitab yg kekal yg berada di dalam dirimu..KITAB APAAN..???
      5. belajarlah sampe ke negri CINA..ADA APA DI CINA..???
      berkomunikasi dg Tuhan...

      Hapus
  5. SHOLAT :
    Berasal dari kata Washlat yang artinya perlekatan atau persekutuan. Dalam hal ini adalah persekutuan dengan Allah. Di dalam Al Qur’an dikatakan bahwa Allah bersama kita dimanapun kita berada, bahwa lebih dekat Allah dari pada urat leher kita. Disadari atau tidak, kita memang sudah bersatu dengan Allah. Kita berada dalam “JUBAH” Allah, karena Allah meliputi segala sesuatu. Oleh karena itu, sebetulnya tidak aneh bila ada istilah Manunggaling Kawula Gusti, sebagai akibat adanya rasa cinta yang begitu hebat dari seorang hamba kepada Tuhannya, sehingga persekutuan itu membuat dia merasa lebur dan larut, sebagaimana gula yang larut dalam air, diapun merasakan tenggelam dalam Tuhan...

    Menurut orang awam, shalat berasal dari kata Sholu, yang artinya adalah ta’at, patuh mengikuti peraturan khusus dalam tata cara penyembahan.
    Shalat dilakukan setelah bersuci, setelah bersih, murni. Setelah proses pemurnian terjadilah persekutuan dengan Allah, ashshabihu ma’Allah.

    Bersekutu dengan Allah bisa dimana saja dan kapan saja, setiap saat, adalah suatu shalat yang tidak bisa ditunda-tunda waktunya seperti shalat lainnya. Bersekutu dengan Allah adalah sholat yang kekal, sholat yang sebenar-benarnya sholat.

    Inilah sholat yang kekal ( sholat da’im ) ( AL MA’AARIJ 70 : 23 )
    Mereka menjaga sholat mereka ( AL MA’AARIJ 70 : 34 )
    Celakalah orang-orang yang sholat tapi lalai akan sholatnya
    ( AL MAA’UUN 107 : 4-5 )

    BalasHapus
  6. Hehehe....siipp om...
    Yg penting rumus2/formula2 agung yg mentioned tadi jgn kontradiktif, karena apabila kontradiksi pada saat diracik jadi gado-gado, hasil nya tidak akan enak, dan mungkin namanya pun bisa berubah jadi bukan gado2 lagi, karena ada 1 atau 2 rumus yg gak bunyi...

    BalasHapus
  7. Maksudnya harus hati2 om... Jangan sampai hasil akhirnya adalah menyimpang. Bersikukuh hasil temuannya adalah ajaran 'berserah diri" (islam) versi para nabi & rasul, tapi faktanya malah cenderung dan sarat seperti syiah atau ajaran baha'i.
    Punten ya om

    BalasHapus
  8. Oleh krn itu kita harus kritis.. terutama bagi mereka yg pernah di ba'iat oleh seorang yg dianggap guru mursid.. sehingga sangat patuh atas apa yg di ucapkn guru.. jadi takut kpd guru bukan takut kpd Allah...
    kata Rosulullah : tdk ada kewajiban ba'iat bgi seorang muslim...mintalah fatwa pd hati nuranimu sendiri, setelah org lain memberimu fatwa...

    Allah sudah memba'iat kita ketika masih di alam arwah : BUKANKAH AKU TUHANMU... PARA RUH MENJAWAB : BENAR KAMI BERSAKSI...

    Apakah Rosulullah saw.. punya guru mursid..??? Apa yg dilakukan beliau di guha Hiro..??? Kata kuncinya DZIKIR-MEDITASI... BELAJAR MATI SEBELUM MATI... agar kesadaran ruhnya bangkit..berkomunikasi dg Allah ...
    GURU SEJATI ADA DI DALAM DIRI... tidak ada ketergantungan kpd guru mursid..

    Kata Rosulullah saw :
    Berpeganglah pd AL QUR'AN dan SUNNAH agar selamat..
    urusan dunia engkau lebih tau.. TATA CARA BERIBADAH IKUTILAH CARAKU...

    Kenapa kita melupakan tata cara beliau ketika di guha hiro...???
    Kenapa DZIKIR-MEDITASI tdk diajarkan sejak dini...???

    BalasHapus
  9. coba buka : Apakah Umat Islam Terkecoh...???
    www.drmamanspog.blogspot.com
    www.slideshaer.net/drmaman

    BalasHapus
  10. Kenapa kita melupakan tata cara beliau (Rosululloh)ketika di guha hiro...???
    Kenapa DZIKIR-MEDITASI tdk diajarkan sejak dini...???

    acara kayak gituan bukanyya uda dilakukan mbahe kita bepuluh ribu th yg lalu???
    Aku jadi Curiga nich,
    jangan2 Rasululloh itu ada darah orang Jawa
    hehehehhheeeee,,,,,,,,,,,,,

    mohon referensinya pak
    suwon,,,,,,,,,

    BalasHapus
  11. Iya Mas Ahmad... malah ada yang bilang tata cara Rosulullah di Guha Hiro itu bukan ajaran Islam... malah dibilang ajaran sesepuh kita sesat... coba mas baca semua komentar yang masuk... di tulisan ini...buka juga : jalan sufi, sufisme/drmaman

    BalasHapus