Translate

tema 1

tema 1
tema

Jumat, 25 Januari 2013

TUNTUNAN PRAKTIS DZIKIR - MEDITASI Bagian 1 Revisi 02 Februari 2016


TUNTUNAN PRAKTIS
DZIKIR – MEDITASI

Revisi Bagian 1
02 Februari 2016





DISUSUN OLEH

Dr. H. MAMAN S.W SpOG

http: //www.slideshare.net/drmaman
http : //www.drmamanspog.blogspot.com




KATA PENGANTAR

Dalam situasi negeri kita yang serba terpuruk ini, telah terjadi juga krisis etika dan krisis moral bangsa. Bangsa Indonesia telah kehilangan pigur kepemimipinan, baik kepemimpinan nasional maupun kepemimpinan spiritual. Memang benar bahwa kefakiran akan mendekatkan diri kita kepada kekafiran. Wajar bila dalam situasi dan kondisi seperti ini banyak orang berusaha mencari ketenangan dan kedamaian dengan caranya masing-masing.  Banyak orang yang berani membayar mahal untuk mendapatkan ketenangan dan kedamaian ini.  Tidak heran bila meditasi dianggap sebagai suatu yang menjanjikan. 

Walaupun telah banyak buku-buku serta kaset-kaset tentang tata cara meditasi yang beredar di pasaran, namun melalui tulisan ini kita mencoba menyusun dan membahasnya dari sudut pandangan Al Qur’an dan Sunah Rosulullah serta memperbandingkannya dengan ajaran agama lain yang bukan agama Islam kemudian hasil akhirnya bagaimana menurut fakta ilmiahnya.

Walaupun penulis bukan pakarnya, namun dengan segala keterbatasannya dan segala kekurangannya mencoba menyusun makalah ini sebagai tuntunan praktis bagi siapapun yang ingin kembali mendekatkan diri kepada Ilahi Robbi.  Tentu saja hasilnya akan lebih baik bila kita juga dibimbing oleh seorang guru yang sudah tercerahkan. Namun jangan ragu dan jangan takut untuk mencoba berlatih sendiri selama kita tetap berpegang pada Al Qur’an dan Sunah… Laa ilaaha illallaah adalah benteng-Ku, barang siapa yang memasukinya, maka dia berada dalam perlindungan-Ku ( Hadits Qudsi )

Tuntunan praktis dzikir ini, diselaraskan dengan apa yang dikatakan oleh Rosulullah saw bahwa : pembersih kolbu adalah dzikir dan jalan terdekat menuju kepada Allah adalah dzikir. 
Itu berarti bila hati kita bersih maka jalan menuju Allah pasti bebas hambatan.  Dzikir adalah jalan tol menuju kepada Allah…   Dzikir bahasa gaulnya MEDITASI…

Kata Al Ghazali kita harus melalui jalan yang ditempuh oleh para sufi yaitu : Bersihkan hati serta istirahatkan pikiran melalui kontemplasi dzikir dan meditasi agar bisa mencapai tahap fana dan kasyaf.  Kata Al Ghazali para sufi melakukan pendakian atau mi’raj tingkat demi tingkat melalui Cahaya demi cahaya, melalui Cahaya Sejati, Cahaya Allah.  Cahaya Allah adalah Energi Sejati.. Seperti halnya pesawat ruang angkasa yang lepas landas, maka perlu roket pendorong yang kuat.  Demikian juga bila kita ingin melakukan pendakian spiritual melalui Cahaya demi Cahaya maka diperlukan energi, Inner Power yang kuat … yang dilatih melalui dzikir-meditasi.  

Perintah dzikir di dalam Al Qur’an sangat jelas : Dzikir lebih utama, selesai sholat dzikir sebanyak-banyaknya, selesai haji dzikir lebih banyak dari itu, dzikir sebanyak-banyaknya agar kamu sukses,  agar diampuni segala kesalahahn, agar dikeluarkan dari tempat gelap ketempat terang…
Oleh karena itu menurut para sufi dzikir hukumnya menjadi wajib…!!!

Banyak sekali tata cara dzikir-meditasi. Carilah cara yang sederhana dan mampu laksana…!!!  Seperti halnya kita belajar membaca dan menulis bisa pakai areng bila kita tidak mampu memiliki laptop. Yang penting kita bisa membaca dan menulis…!!! Setelah kita bisa membaca dan menulis silahkan membaca buka apa saja untuk menambah wawasan…

Sesuai ajaran Al Qur’an sebelum berdzikir sebaiknya kita sholat dan berdo’a terlebih dahulu.  Dimulai dengan sholat wajib, sholat sunah taubat, sholat sunat hajat dan istiharoh, kemudian berdo,a dan selanjutnya diakhiri dengan berdzikir… Sholat dan do’a sebelum dzikir-meditasi merupakan sarana agar suasana hening, suasana sakral, suasana religius terbina tahap demi tahap, sehingga aura sekitar kita bersih… Do’a sebagai pengantar dzikir untuk membersihkan hati, bisa dalam bahasa Indonesia sesuai selera diri kita sendiri…  

Kenapa dalam bahasa Indonesia ??? 
Aku mudahkan Al Qur’an dalam bahasamu. Itulah Firman Allah di dalam Surat Maryam 19 : 97 dan Surat AD-Dukhan 44 : 58
Kita persiapkan do’anya sesuai selera kita, sesungguhnya tanpa do’a pun Tuhan tidak akan marah.  Setelah kita selesai membaca do’a, kemudian kita lanjutkan dengan latihan dzikir - meditasi.  

Walaupun do’anya hanya sekedar dibaca biasa saja setiap malam setelah sholat isa atau setelah sholat subuh tanpa harus dihapal diluar kepala kemudian dilanjutkan dengan berdzikir-bermeditasi minimal selama 30 menit, namun ternyata setelah kita mengerjakannya lebih dari 2-3 malam berturut-turut akan muncul sensasi pada diri kita sebagai reaksi dari masuknya energi Illahi ke dalam tubuh kita dan membangkitkan energi di dalam diri kita.  

Sebelum berlatih dzikir-meditasi kita siapkan aqua di dalam botol tertutup yang kita letakkan di pinggir depan sajadah kita..  Air dibotol itu kita minum dulu seteguk untuk merasakan begitulah rasanya aqua… Setelah selesai berlatih bila aqua di dalam botol itu kita minum maka rasanya berubah agak pahit… Ini untuk membuktikan dan meyakinkan diri kita bahwa Energi Ilahi itu ada…

Energi Illahi ini akan membersihkan semua energi negatif yang ada diseluruh tubuh kita sehingga jasmani kita sehat dan bathin kita pun akan menjadi semakin kuat. Sensasi yang terjadi sebagai efek detoks pada umumnya adalah : Rasa hangat sampai panas dan berkeringat, kadang-kadang pusing, mual sampai muntah serta rasa haru. Kemudian akan muncul getaran-getaran pada kedua tangan sampai seluruh tubuh dan akhirnya muncul gerakan sujud yang disertai rasa haru.
Menurut salah seorang sesepuh, ITULAH YANG DISEBUT SUJUD IMAN…

Hal ini sesuai dengan ayat-ayat yang ada di dalam Al Qur’an : Seseorang yang beriman manakala mendengar atau mengucapkan Asma Allah akan bergetar hatinya (Al Anfal 8 : 2), merinding kulitnya (Az-Zumar 39 : 23), menyungkur dan menangis (Maryam 19 : 58 ).
Dalam hal ini, hati di setiap sel, bahkan hati di setiap atom diseluruh tubuh kita akan bergetar dan memancarkan energi yang luar biasa.

Istilah dzikir adalah tidak memikirkan sesuatu apapun kecuali Tuhan. Meditasi adalah mengosongkan pikiran sambil dalam hati mengulang-ngulang nama Tuhan. 

Sesungguhnya penulis tidak bisa apa-apa, penulis tidak memiliki apa-apa, jangankan kepandaian, kebodohan pun bukan milik penulis.  Walaupun demikian, penulis berharap semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi sesama hamba Allah.
Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah Tuhan semesta alam.   Penulis pun menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pembimbing ruhani, semua teman serta semua handai tolan yang tidak bisa disebutkan satu-persatu yang telah membantu penyusunan dan penulisan makalah Tuntunan Praktis Dzikir-Meditasi ini..

Kebenaran yang hakiki senantiasa datang dari Allah. Sebagai insan penulis mohon maaf bila ada kesalahan dalam penyampaian.

Cirebon, Ramadhan 1423 H…. direvisi Ramadhan 1434 H

Dr H MAMAN SW SpOG






KAHLIL
GIBRAN

Tuhan telah memasang pelita dalam hati-hati kita yang menyinarkan pengetahuan dan keindahan
dosalah yang mematikan pelita itu dan menguburkannya dalam abu.

Tuhan telah menciptakan jiwa-jiwa kamu dengan sayap-sayap
untuk terbang di langit Cinta dan Kebebasan
yang luas.
Alangkah sayangnya kalau kamu tebas sayapmu dengan tanganmu sendiri dan memaksa jiwamu merangkak-rangkak bagaikan kutu di atas tanah.


Renungan-Renungan Spiritual
Penerbit – Percetakan Bentang





PRELUDE
Jalaludin Rumi

Jauh di dalam kalbu ada Cahaya Surga marak menerangi
Paras lautan tanpa suara yang tiada batas
Oh, bahagialah mereka yang menemukanNya dalam tawakal
Rupa segala yang dipuja setiap insan
Orang buta, gandrung pada bayangan benda indah
Hanya akhirnya mengutuk pesona yang menimbulkan bencana,
Bagaikan Harut dan Marut, malaikat sepasang
Yang menganggap diri paling suci dari yang suci
Kebodohan, keinginan dan kebanggaan diri yang jahat
Kan merusak keharmonisan bagian dan keseluruhan
Sia-sialah kita mencari dengan nafsu tak terjinakan
Untuk sampai pada visi Satu Jiwa Abadi
Cinta, hanya cinta yang dapat membunuh apa
Yang tampaknya telah mati, ular nafsu yang telah membeku
Hanya cinta, lewat air mata doa dan nyala rindu
Terungkaplah pengetahuan yang tak pernah dapat di sekolah
Para pecinta Tuhan belajar dari-Nya rahasia
Pemeliharaan, rencana alam semesta
Tinggal di dalam-Nya, mereka selalu menyenandungkan pujian-Nya
Yang menciptakan ribuan Waktu bagi manusia.
Kejahatan tak mereka kenal, karena di dalam-Nya sama sekali tidak ada
Namun tanpa kejahatan bagaimana kebaikan kan menampak
Cinta menyahut : “Mari merasa denganKu, jadilah satu bersamaKu
Dimana ada Aku, tak ada jarak yang bisa memisah
Ada tingkatan Cahaya surgawi dalam jiwa :
Para Nabi dan Orang Suci memperlihatkan jalan yang telah mereka lalui
Langkah awal dan tahap-tahapnya, tempat-tempat berhenti sejenak
Dan tujuan-tujuannya :
Semua menuju ke satu tujuan dalam Tuhan.
Cinta tak kan membiarkan hambanya yang setia lelah terkulai
Keindahan Abadi selalu menarik mereka
Dari kemuliaan menuju kemuliaan, datang kian mendekat
Pada setiap pemberhentian dan percintaan semakin lekat.
Ketika kebenaran bersinar, tiada kata dan cerita nan dapat terucap;
Kini dengarkan Suara di dalam hatimu.
Selamat berpisah

---ooo---

CATATAN PENULIS
Selamat berpisah sebagai ucapan selamat atas berpisahnya ruh dari jasad,
Mati sebelum mati atau mi’raj melalui cahaya demi cahaya




DZIKIR – MEDITASI
PEMBERSIH DAN PEMBUKA HATI


Yang dimaksud dengan hati dalam hal ini adalah kolbu, bukan organ liver dalam tubuh manusia. Kolbu ini hanya dimiliki oleh manusia. Kolbu ini berlapis-lapis, dimana bagian yang terdalamnya disebut hati nurani atau hati nuraini, berasal dari kata Nur artinya cahaya dan Aini artinya melihat... 

Di dalam diri manusia ada Cahaya Yang Maha Melihat ( AL QIYAMAH 75 : 14 )
Allah akan membimbing dengan Cahayanya kepada Cahayanya bagi siapa  yang Dia kehendaki (AN NUUR 24 : 35).
Barang siapa yang hatinya dibuka oleh Allah kepada Islam ( fitrah ), maka dia itu mendapat Nur dari Tuhan-nya ( AZ-ZUMAR 39 : 22 )
 
MENURUT HADITS QUDSI :
Dalam setiap rongga anak Adam, AKU ciptakan suatu mahligai yang disebut dada, dalam dada ada kolbu, dalam kolbu ada fuad, dalam fuad ada syagofa, dalam syafoga ada sir, dalam sir ada AKU, tempat AKU menyimpan rahasia.

Fuad artinya hati yang bersih dan syagofa artinya yang lebih dalam dari fuad, di dalamnya ada hati nuraini, dalam hati nuraini ada Aku, ada Allah, ada Cahaya Yang Maha Melihat ( AL QIYAMAH 75 : 14 ).

Oleh karena itu menurut para sufi : Qolbu mukmin baitullah.  
Itulah RumahNya, itulah MasjidNya yang sejati, di dalamnya Ruh bersujud, menyebut Namanya, bertasbih pagi dan petang sejak hari pertama Ruh dihembuskan ke janin dalam kandungan ibu…( AN NUUR 24 : 36 ) Sesungguhnya sejak di alam arwah ruh-jiwa sudah bersyahadat...
Ketika Allah berfirman : bukankah Aku Tuhan-mu….???   Benar kami bersaksi ( AL A’RAAF 7 : 172 )…

Menurut Irmansyah Effendi Grand Master Reiki Tumo Yayasan Padma Jaya :
Hati Nuraini adalah percikan dari Sang Pencipta yang pada hakekatnya adalah Essensi Dzat Illahiah yang senantiasa jujur, selalu mengetahui kebenaran, selalu mengarahkan kita kepada Tuhan, selalu tegas menolak hal-hal yang menjauhkan kita dari Tuhan. Di dalam hati nurani inilah adanya ketenangan, kedamaian serta kebahagiaan sejati.

Umumnya pada kebanyakan manusia Hati Nuraninya senantiasa tertutup karena didominasi oleh otak kiri yang selalu menampilkan ide-ide bagus namun ternyata menjauhkan kita dari Tuhan. Otak selalu menghasilkan kebahagiaan semu, tak pernah puas, selalu gelisah, bimbang dan ragu, benar dan salah dipengaruhi arus. Walaupun demikian otak masih diperlukan untuk kesungguhan dan kemantapan, untuk menyerap ilmu pengetahuan serta untuk mengendalikan tubuh fisik, dimana tubuh fisik adalah sebagai pelaksana yang akan mengerjakan perintah Tuhan.

Tidak ada pelajaran khusus atau teknik khusus untuk membuka hati nurani ini. Semata-mata kita hanya mohon izin dan keridhoan Allah, mohon barokah Allah, mohon taufik dan hidayah Allah saja yang bisa kita lakukan, selanjutnya pasrahkan diri sepenuhnya kepada Allah, biarkan Tangan Allah yang bekerja, karena hanya Allah-lah yang bisa membuka Hati Nurani kita.   Berarti Irmansyah Effendi secara tidak langsung menganjurkan kita berdzikir atau bermeditasi agar terbuka hijab …

Pengertian dzikir dan meditasi sama saja, hanya berbeda bahasa…
Meditasi adalah mengosongkan pikiran sambil dalam hati mengulang-ngulang menyebut nama Tuhan.   Dzikir atau dzikrullah adalah mengingat Allah tanpa mengingat yang lain selain Allah.  Dia Yang Maha Ghoib yang keberadaanNya tidak terjangkau oleh akal dan pikiran  Dia yang Maha Rahman dan Rahim, Yang Maha Kuasa atas segalanya.  Tanda-tandanya di segenap penjuru dan di dalam diri mereka, di dalam dirimu dan di dalam diri kita semua, di dalam semua ciptaanNya,  Dzat Allah meliputi segala sesuatu.  Dia ada di mana-mana namun dalam Ke-Esa-anNya Dia tidak kemana-mana.  Dialah Allah Yang Maha Meliputi segala sesuatu. 

Kita boleh menyebut Nama Tuhan dengan Nama apa saja yang baik-baik dari Asma ul Husna.  Kita tidak tahu Tuhan itu laki-laki atau perempuan, karena itu kita boleh panggil Bapa atau Bunda.  Nama Tuhan yang sebenarnya kita tidak tahu, tidak bisa dituliskan dan tidak bisa disebutkan. Kita semua, berjumpa pun belum apalagi mengenal namaNya.

Mereka ( kita semua ) tidak mengenal Allah dengan sebenar-benarnya.  Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa ( AL HAJJ 22 : 74 )

Kamu ( kita semua )tidak menyembah yang selain Allah kecuali hanya nama-nama yang kamu (kita) dan nenek moyang-m ( nenek moyang kita ) membuat-buatnya, Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun tentang nama-nama itu.  
(  YUSUF 12 : 40 )

Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu (kita) dan bapak-bapakmu ( bapak-bapak kita )mengada-adakannya, Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun untuknya, mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan dan hawa nafsunya ( AN NAJM 53 : 23 ).

Orang Budha menyebutNya Amitaba artinya : Cahaya tanpa batas… Orang Hindu menyebutNya : Rada Swami artinya Ruh Yang Maha Tinggi… Orang Arab menyebutNya Allah, dari kata AL ILLAH artinya yang disembah, bukan nama… Orang Sunda dan Jawa menyebutNya Gusti Pangeran…

Dzikir menurut Rosulullah :
1.    Berpeganglah pada Al Qur’an dan Sunah…
2.    Urusan dunia engkau lebih tahu, tata cara beribadah ikuti cara-ku..
3.    Segala sesuatu ada pembersihnya, pembersih hati adalah dzikir. 
4.    Jalan terdekat menuju kepada Allah adalah dzikir.
5.    Sesungguhnya manusia itu dalam keadaan tidur, ketika mati barulah dia bangun…kesadaran Ruhnya bangkit….
6.    Harus bisa mati sebelum mati…  

Dzikir adalah jalan tol menuju kepada Allah.  Bila hati kita bersih, jalan menuju Tuhan terbuka lebar, bebas hambatan.  Sebaik-baiknya dzikir adalah membaca Al Qur’an.  Telah AKU turunkan Adzikir (AL HIJR 15 : 9)… Adzikir adalah Al Qur’an.

DZIKIR MENURUT AL QUR’AN :
1.    Dzikir lebih utama dalam kehidupan. ( Al Ankabut 29 : 45 ).
2.    Selesai sholat, cari karunia Allah, kerjakan dzikir sebanyak-banyaknya agar kamu sukses ( Al Jumu’ah 62 : 10 ). 
3.    Selesai haji dzikir lebih banyak lagi ( Al Baqarah 2 : 200 ).  
4.    Allah akan memudahkan segala urusan, diberi kecukupan, diberi rizki yang tak terduga, diampuni segala kesalahan, pahalanya berlipat ganda ( At Tholak 65 : 2-3-4-5 ).  
5.    Dikeluarkan dari kegelapan ke tempat yang terang ( Al Ahzab 33 : 41-43 ). 
6.    Diberi kedudukan ( Muhhamad 47 : 7 ).
7.    Orang yang paling mulia di sisi Allah adalah dia yang paling takwa diantara kalian ( Al Hujurat 49 : 13 )
8.    Dengan Dzikir hati akan menjadi tenang dan tenteram  ( Ar Rad 13 : 28 )
9.    Telah Aku turunkan Adz Dzikir ( Al Hijr 15 : 9 ).  Adz Dzikir adalah Al Qur’an.
10. Aku jadikan Al Qur’an itu Cahaya…( Asy Syura 42 : 52 )..
11. Allah adalah Cahaya…( An Nuur 24 : 35 )… An Nuur adalah Allah…

Bila Surat Al Hijr 15 : 9, Asy Syura 42 : 52 dan Surat An Nuur 24 : 35 kita rangkum dan kita simpulkan maka : Adz-Dzikir adalah Allah…
Wajar bila ada sesepuh yang mengatakan : Dengan berdzikir Allah..Allah..Allah.. maka insya Allah, Tuhan akan memperlihatkan Cahayanya…
Amin..Amin..Ya Robbal alamin.. 

Laa ilaaha illallaah adalah statement,  pernyataan kita.
Essensinya adalah Allah.  Bila kita mengucapkan ikrar laa illaha ilallah tanpa memahami essensinya, sama juga bohong.   

Menurut Rosulullah :
Urusan dunia engkau lebih tahu, tata cara beribadah ikutilah cara-ku, kita harus bisa mati sebelum mati. 

Sekarang yang harus kita renungkan dan yang harus kita kaji ulang adalah apakah yang dilakukan Muhammad di gua Hiro sebelum beliau menjadi Nabi, sebelum beliau dinobatkan menjadi Rosulullah ??? Pada saat itu belum ada Al Qur’an, belum ada perintah sholat seperti sekarang, belum ada Sunnah Rosulullah saw sebagai pedoman hidup bagi umat Islam, namun beliau sangat berhasil mendekatkan diri dan berkomunikasi dengan Tuhan secara efektif.  Bagaimanakah caranya agar kita bisa dekat serta bisa berkomunikasi dengan Tuhan seperti beliau ???
KUNCINYA ADALAH DZIKIR-MEDITASI…!!!
BERAMBUNG KE BAGIAN 2-3 

Perhatikan Firman Allah :  Apabila telah Aku sempurnakan kejadiannya, Aku tiupkan Ruh-Ku kepadanya (AL HIJR 15 : 29)
DST.....















11 komentar:

  1. QS 7:172, yg bersaksi itu ruh ataukah jiwa?

    Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengata-kan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)", (QS 7:172)

    Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran, (QS 13:19)

    (yaitu) orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian, (QS 13:20)

    Dan sesungguhnya mereka sebelum itu telah berjanji kepada Allah: "Mereka tidak akan berbalik ke belakang (mundur)". Dan adalah perjanjian dengan Allah akan diminta pertanggungan jawabnya. (QS 33:15)

    BalasHapus
  2. Asyhadu an-laa ilaaha illallaah

    "Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali ALLAH".

    Katakanlah: "Siapakah Tuhan langit dan bumi?" Jawabnya: "Allah". Katakanlah: "Maka patutkah kamu mengambil pelindung-pelindungmu dari selain Allah, padahal mereka tidak menguasai kemanfaatan dan tidak (pula) kemudharatan bagi diri mereka sendiri?". Katakanlah: "Adakah sama orang buta dan yang dapat melihat, atau samakah gelap gulita dan terang benderang; apakah mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah yang dapat menciptakan seperti ciptaan-Nya sehingga kedua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka?" Katakanlah: "Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa". (QS 13:16)

    Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas `Arsy untuk mengatur segala urusan. Tiada seorangpun yang akan memberi syafa`at kecuali sesudah ada izin-Nya. (Dzat) yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah Dia.Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran? (QS 10:3)

    Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku. (QS 20:14)

    Dan Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, bagi-Nyalah segala puji di dunia dan di akhirat, dan bagi-Nyalah segala penentuan dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan (QS 28:70)

    Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa`at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (QS 2:255)

    Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (QS 59:22)

    Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. (QS 59:23)

    Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asmaaul Husna. Bertasbih kepadaNya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS 59:24)

    (Yang memiliki sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah Tuhan kamu; tidak ada Tuhan selain Dia; Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia; dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu. Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala yang kelihatan; dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui. (QS 6:102-103)

    Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia". (QS 112:1-4)

    Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): "Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya". Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar. (QS 39:3)

    BalasHapus
  3. Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya di atas segala agama-agama meskipun orang musyrik membenci. (As-Saff: 9)

    Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang hak agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai saksi. (Al-Fath: 28)

    Dialah yang telah mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (Al-Quran) dan agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrikin tidak menyukai. (At-Tawba: 33)

    Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama itu), maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui. (Al-Jaathiya: 18)

    (Rasul itu) berkata: "Apakah (kamu akan mengikutinya juga) sekalipun aku membawa untukmu (agama) yang lebih (nyata) memberi petunjuk daripada apa yang kamu dapati bapak-bapakmu menganutnya?" Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami mengingkari agama yang kamu diutus untuk menyampaikannya". (Az-Zukhruf: 24)

    Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah? Sekiranya tak ada ketetapan yang menentukan (dari Allah) tentulah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu akan memperoleh azab yang amat pedih. (Ash-Shura: 21)

    Maka berpegang teguhlah kamu kepada agama yang telah diwahyukan kepadamu. Sesungguhnya kamu berada di atas jalan yang lurus. (Az-Zukhruf: 43)

    Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada peubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui, (Ar-Room: 30)

    Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya. (Aal-i-Imraan: 19)

    Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. (Aal-i-Imraan: 85)

    Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah menyerahkan diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan. (Aal-i-Imraan: 83)

    Oleh karena itu, hadapkanlah wajahmu kepada agama yang lurus (Islam) sebelum datang dari Allah suatu hari yang tidak dapat ditolak (kedatangannya): pada hari itu mereka terpisah-pisah.

    Dan tinggalkan lah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia. Peringatkanlah (mereka) dengan Al-Quran itu agar masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam neraka, karena perbuatannya sendiri. Tidak akan ada baginya pelindung dan tidak pula pemberi syafa'at selain daripada Allah. Dan jika ia menebus dengan segala macam tebusanpun, niscaya tidak akan diterima itu daripadanya. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan ke dalam neraka. Bagi mereka (disediakan) minuman dari air yang sedang mendidih dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu. (Al-An'aam: 70)

    BalasHapus
  4. Terimakasih atas tambahan, semoga blog saya lebih sempurna...dan bermanfaat bagi sesama umat baik yg muslim maupun yg non muslim

    Islam itu lembut serta pemaaf, iman itu indah dan hidup itu sekedar senda gurau (guyonan)

    By :
    DR.MAMAN SW

    BalasHapus
  5. terimakasih tuan guru yg telah memaparkan secara detil dan sangat ilmiah . semoga saya bisa melakukan nya dg baik.

    BalasHapus
  6. terima kasih semoga blognya terus berlanjut, Tasawuf ruhul Islam

    BalasHapus
  7. saya tertarik dengan kutipan dari Jalaludin Rumi dan Khalil Gibran. Kupasan hakikat didalam al Qurannya pun menarik. Pada akhirnya manusia bergelut dengan diri terdalam yaitu mencapai penerangan hati. Walau dengan itu pun belum dapat tuntaskan penerangan jalan hidup manusia. Mungkin manusia keinginan atau bahasa tasawufnya nafsun dan masih terbagi lagi. Tentang meditasi diartikan adalah zikir atau berdoa dengan diam sesuatu yang baru, bagi saya ini perkembangan penafsiran yang sampai kapan pun akan terus berkembang. Saya teringat kisah nabi Muhammad mendapat wahyu dan Sidharta Gautama mendapatkan pencerahan. Keduanya mendapatkan dengan cara kontemplasi diri. Saya yakin kedua berjuang untuk benar kearah spiritual yang memang mendengar entah petunjuk dari pengetahuan awalnya dan berakhir pada dalam dirinya. Kontemplasi dengan cara apa dan bagaimana merupakan percobaan tiada henti. Ada yang mengajurkan berzikir atau berdoa, sampai pada kondisi pengosongan pikiran dan hati. Itu adalah metode yang bisa jadi percobaan menuju pencerahan. Saya senang berbagi dan membaca artikel ini setidaknya manusia tidak dikaburkan menjadi manusia materialis selalu. Kita punya jiwa, kita punya hati, kita punya ruh.

    Semoga semua makhluk berbahagia

    BalasHapus
  8. Subhanallah....Ijin menyimak...

    BalasHapus
  9. Alhamdulillah, Assalamualaikum , mohon ijin share

    BalasHapus
  10. Subhanalloh... Begitu dlm dan terasa skali... penjelasannya sangat lugas n logis.. Smua mengarah pd penyempurnaan dlm mencari ridlo Illahi.. Intinya mengembalikan Kebersihan Hati.. Spy dpt berkomunikasi dg Illahi robbi spt dlm kandungan ibu...

    BalasHapus